Berita

DP2KBP3A Ciamis Perkuat Kapasitas Tim Pendamping Keluarga untuk Tekan Stunting

DP2KBP3A Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program peningkatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga di seluruh kecamatan pada tahun mendatang.

DP2KBP3A Kabupaten Ciamis terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai garda terdepan dalam upaya menekan angka stunting.

Penguatan ini dilakukan melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan preventif dan pendampingan langsung kepada keluarga.

DP2KBP3A melibatkan kader PKK, kader keluarga berencana, serta bidan desa yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Melalui pelatihan ini, para anggota TPK dibekali pemahaman yang lebih mendalam mengenai pola pendampingan yang efektif, mulai dari tahap pra-nikah hingga masa tumbuh kembang anak.

Sasaran utama pendampingan mencakup calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, yang dinilai memiliki peran kunci dalam mencegah terjadinya stunting sejak dini.

Kepala Bidang Keluarga Berencana DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Wati Kuswatini, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga bertujuan untuk memastikan setiap pendamping mampu memberikan layanan yang tepat waktu, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Apresiasi Kegiatan Operasi Katarak Gratis di RSUD Ciamis

Menurutnya, kualitas pendampingan menjadi faktor penentu dalam menekan munculnya kasus stunting baru.

“Tim Pendamping Keluarga memiliki peran strategis karena berada langsung di tengah masyarakat. Dengan kapasitas yang terus ditingkatkan, pendampingan dapat dilakukan secara optimal sehingga target zero new stunting dapat tercapai,” ujar Wati, Jumat (12/12/2025).

Penguatan peran TPK ini terbukti memberikan dampak positif terhadap capaian penurunan stunting di Kabupaten Ciamis.

Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting mengalami penurunan signifikan dari 25,4 persen pada tahun 2023 menjadi 12,4 persen pada akhir tahun 2024.

Capaian tersebut tidak hanya melampaui target nasional sebesar 18,8 persen pada tahun 2025, tetapi juga menempatkan Ciamis sebagai daerah dengan penurunan stunting terbaik di Provinsi Jawa Barat.

Keberhasilan ini turut didukung oleh berbagai program terintegrasi yang dijalankan DP2KBP3A bersama perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  DP2KBP3A Gelar Rakor Persiapan Program P2WKSS Tahun 2023

Salah satunya adalah program inovatif “Pawang Hati Bucin” yang menitikberatkan pada pendampingan ibu hamil dan ibu menyusui, serta pemantauan rutin tumbuh kembang balita.

Program tersebut diperkuat dengan intervensi gizi, perbaikan sanitasi lingkungan, dan peningkatan akses layanan kesehatan dasar.

DP2KBP3A Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program peningkatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga di seluruh kecamatan pada tahun mendatang.

Penguatan SDM pendamping dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan penurunan stunting.

Dengan penguatan Tim Pendamping Keluarga sebagai ujung tombak di lapangan, DP2KBP3A Ciamis optimistis upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif.

Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat diharapkan mampu memastikan setiap anak di Ciamis tumbuh sehat dan berkualitas, sekaligus mendekatkan daerah ini pada target zero new stunting di masa depan.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca