26.8 C
Indonesia
Rabu, Oktober 16, 2019
No menu items!

Di Kabupaten Gresik, Pemilu “Memakan Korban”

Wajib Baca

Tempat Wisata Di malang Ini Sangat Recommended

Di kota Malang terdapat berbagai tempat wisata yang menarik dan rekomended. Kota Malang sendiri adalah kota yang...

Kuliner Malam Khas Jogja Yang Recommended

Jogja yang dikenal sebagai kota budaya dan kota gudeg  memiliki macam-macam kuliner. Dari pagi hingga malam kota...

Oppo Patenkan Teknologi Layar Lengkung Empat Sisi

Reportasee.com, - Oppo Patenkan Teknologi Layar Lengkung di Keempat Sisinya. Teknologi ponsel saat ini sudah semakin berkembang....

JATIM,- Pada tanggal 17 April 2019, Warga Negara Indonesia dengan serentak melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Anggota Legislatif (Pilpres dan Pileg). Pesta demokrasi ini pun memakan korban di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Gresik.

Menurut laporan, petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) meninggal dunia dan beberapa lainnya terkapar di Rumah Sakit.

Supilin (60), Linmas di TPS 12 Kelurahan Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik wafat pada hari Rabu (24 April 2019). Supilin meninggal lantaran keletihan saat bertugas mengamankan kotak suara pra-Pemilu hingga selesainya proses perhitungan suara.

Seusai Pemilu, Supilin mengalami kondisi fisik yang kurang sehat lalu terbaring di kediamannya beberapa hari. Selang beberapa hari kemudian, Supilin dinyatakan meninggal dunia.

Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Komisioner KPU Kabupaten Gresik Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Makmun, membenarkan meninggalnya Supilin. Menurut dia, Supilin meninggal lantaran terlalu bersemangat ketika bertugas untuk mewujudkan Pemilu yang kondusif.

Sebelumnya, kata Makmun, pihaknya mendengar kabar tentang menurunnya kondisi kesehatan Supilin setelah Pemilu usai. Kemudian pihaknya mendatangi rumah Supilin. Benar saja, ternyata kondisi Supilin benar-benar tidak sehat.

“Hingga kini, kami telah mengajukan santunan kepada KPU RI untuk keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Di sisi lain, ada juga beberapa Petugas Pemilu di Kabupaten Gresik lainnya yang hingga kini masih mengalami masa kurang stabil. Diantaranya yaitu Sundari Safitri (26) yang mengalami nasib naas yaitu keguguran.

“Sundari bertugas sebagai anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 43 Kelurahan Suci, Kecamatan Manyar,” katanya.

Tidak hanya itu, beberapa anggota KKPS lain di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, juga tengah berada di beberapa Rumah Sakit. Beberapa dari mereka yaitu Misbahul Munir, Mufarikhin, Rudik Purwanto, Suharyanto, Sunardi, Supari, Suwartono dan Suwono.

Berdasarkan data Pemilu, terdapat 3.654 TPS di Kabupaten Gresik yang terjaring Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 927.045 orang dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 465.833 orang dan pemilih perempuan sebanyak 461.212 orang. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -

Berita Terbaru

Tempat Wisata Di malang Ini Sangat Recommended

Di kota Malang terdapat berbagai tempat wisata yang menarik dan rekomended. Kota Malang sendiri adalah kota yang...

Kuliner Malam Khas Jogja Yang Recommended

Jogja yang dikenal sebagai kota budaya dan kota gudeg  memiliki macam-macam kuliner. Dari pagi hingga malam kota gudeg ini tidak pernah sepi...

Oppo Patenkan Teknologi Layar Lengkung Empat Sisi

Reportasee.com, - Oppo Patenkan Teknologi Layar Lengkung di Keempat Sisinya. Teknologi ponsel saat ini sudah semakin berkembang. Berbagai desain serta keunggulan ditawarkan...

Realme XT Dilengkapi 48 MP Quad Camera, Harga Rp 3 Jutaan

Reportasee.com, - Realme XT Dilengkapi 48 MP Quad Camera, Harga Rp 3 Jutaan. Setelah memperkenalkan smartphone Realme 5 Pro yang dibekali dengan...

Hotel Syariah Di Turki Yang Bisa Jadi Rujukan

Bagi para traveler yang terbiasa melakukan perjalanan keliling dunia, Negara Turki bisa menjadi referensi pilihan selanjutnya. Khusus Anda para traveler muslim, jangan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -
%d blogger menyukai ini: