Berita

Demokrasi ala Kampung; RW 06 Dusun Limus Gelar Pemilu Raya Layaknya Pilpres

Minggu pagi, 4 Mei, suasana di Dusun Limus, Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, berubah menjadi ajang pesta demokrasi yang tak kalah meriah dari Pilkades, Pileg, ataupun Pilpres.

Rukun Warga (RW) 06 Dusun Limus menggelar Pemilu Raya dalam rangka memilih Ketua RW baru untuk periode mendatang.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat demokrasi telah meresap hingga ke tingkat kampung.

Panitia Pemilihan RW yang terdiri dari 15 orang bekerja keras menyiapkan segalanya secara profesional dan sistematis.

Sebanyak 270 lembar kartu pemilih telah dicetak dan didistribusikan kepada warga yang berhak memilih.

Mekanisme pemilihannya mengadopsi prinsip langsung, umum, bebas, dan rahasia, sebagaimana pemilihan umum skala nasional.

Setiap kepala keluarga diberi hak satu suara, dan keputusan siapa yang datang untuk mencoblos diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing keluarga.

Bale RW 06 menjadi pusat kegiatan pemilu. Lokasi tersebut ditata rapi dan representatif seperti tempat pemungutan suara pada pemilihan legislatif atau presiden.

Tenda besar berdiri kokoh sebagai TPS. Kursi-kursi ditata berjejer rapi untuk menampung pemilih yang datang bergiliran. Kotak suara pun telah siap di atas meja yang dijaga ketat oleh panitia.

Ketua Panitia Pemilihan RW 06, H. Toto, menjelaskan bahwa ini adalah kali kedua warga RW 06 Dusun Limus menyelenggarakan pemilihan RW secara langsung.

Ia menegaskan pentingnya proses demokratis yang transparan dan partisipatif, bahkan di tingkat akar rumput.

“Pemilihnya adalah perwakilan dari tiap kepala keluarga. Kami pastikan pemilihan dilakukan langsung dan rahasia. Kami ingin agar masyarakat merasa memiliki proses ini,” ujar H. Toto, Sabtu, 3 Mei.

Pemungutan suara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan selesai pada pukul 12.00 WIB.

Setelah itu, proses penghitungan suara dilakukan secara terbuka mulai pukul 13.00 WIB. Ketiga calon yang bersaing untuk menjadi Ketua RW 06 adalah Ara Suhara, Mamad A. Fauzi, dan Dadi Sukardi.

Ketiganya telah lolos verifikasi dan namanya tercetak di surat suara yang tersebar ke enam RT di bawah naungan RW 06.

Yang membuat acara ini semakin menarik, panitia juga memanfaatkan momen pemilu ini untuk mengampanyekan kesadaran lingkungan.

Tenda pemilihan dihiasi dengan spanduk-spanduk bertema kebersihan dan larangan membuang sampah sembarangan.

Kampanye kecil tapi berdampak ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat, bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Pemilu Raya RW 06 Dusun Limus ini menjadi contoh nyata bagaimana praktik demokrasi bisa hidup subur di tengah masyarakat desa.

Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif warga, proses pemilihan ini tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga mempererat ikatan sosial di antara warga.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca