25.7 C
Indonesia
Minggu, September 22, 2019
No menu items!

Debu Supernova Ditemukan Peneliti di Salju Antartika

Wajib Baca

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri...

Reportasee.com,- Debu Supernova telah ditemukan para peneliti di salju Antartika. Telah terungkap bahwa debu tersebut berusia sekitar 20 tahun.

Melansir dari Astronomy, Rabu (21/08/2019), tim astronom dari Jerman dan Austria baru-baru ini memanfaatkan pelestarian di Antartika dengan mengumpulkan lebih dari 1.000 pon salju yang diletakkan dalam 20 tahun terakhir.

Antartika adalah salah satu tempat paling murni di planet ini. Berkat sifatnya yang tidak ramah dan berisolasi alami, itu adalah tempat yang baik bagi para astronom untuk mencari meteorit dan bahan-bahan lain yang jatuh dari langit.

Setelah menganalisis berbagai debu dan biji-bijian yang mereka temukan di dalam salju, mereka menemukan sejumlah zat besi-60 yang mencurigakan. Jenis zat radioaktif ini memberi tahu mereka bahwa Debu Supernova itu bukan berasal dari lokal, tetapi berasal dari luar angkasa.

Terlebih lagi, mereka menduga itu berasal dari Supernova yang meledak di masa lalu.

Para astronom menduga bahwa ketika Matahari dan Bumi melintasi lingkungan galaksi lokal, keduanya akan membajak melalui awan puing-puing. Sehingga menyebabkan bahan-bahan tersebut turun ke bumi.

Penelitian Debu Supernova

Sebelum para astronom itu mempublikasikan temuan mereka pada Senin, (12/08/2019) di jurnal Physical Review Letters, mereka telah menganalisis debu kosmik yang dicari-cari selama ini.

Mereka menjalankan penelitian tentang Debu Supernova melalui instrumen yang disebut spektrometer massa untuk menentukan susunan kimiawi yang tepat dari setiap bahan yang terperangkap di dalamnya.

Ini memberi tahu mereka tidak hanya ada zat besi dan mangan dalam sampel, tetapi secara khusus zat besi-60 dan mangan-53.

Hasil Temuan Debu Supernova

Para peneliti telah melihat besi-60 seperti sebelumnya di bebatuan tua yang tertanam di dasar laut atau bahkan di Bulan.

Dalam kasus itu, mereka menaruhnya di Supernova. Bintang sekarat yang ledakannya akan menciptakan semua jenis elemen eksotis, termasuk besi-60 telah diteliti.

Namun faktanya besi-60 masih jatuh ke Bumi sehingga dapat membantu para astronom menghubungkan jatuhnya besi yang lama ke yang baru terjadi hari ini.

Kemudian mereka mulai tahu dimana dan kapan Debu Supernova terjadi yang menciptakan besi di tempat pertama. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya peluang profesi baru semakin banyak...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri banyak yang...

Jus buah sehat yang juga bermanfaat untuk kencantikan

Menjadi cantik pasti idaman bagi seluruh kaum wanita. Skincare dan perawatan tubuh selalu ada untuk mempercantik diri. Selain menggunakan skincare dan perawatan tubuh yang...

Daftar Makanan Penyebab Kulit Menua

Penuaan merupakan salah satu hal yang dihindari karena bisa membuat penampilan tidak menarik lagi. Banyak masyarakat terutama wanita untuk mencegah penuaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -