Berita

Dari Garut Kembali ke Ciamis, Kisah Dibalik Surat PSSI Jabar untuk Venue BK Porprov 2026

Ciamis kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah Babak Kualifikasi (BK) cabang olahraga sepak bola Porprov XV Jawa Barat 2026 untuk wilayah Priangan Timur.

Keputusan ini bukanlah kabar biasa, sebab sebelumnya venue pertandingan sempat dialihkan ke Kabupaten Garut akibat pertimbangan keamanan.

Drama kepindahan venue BK Porprov XV Jabar 2026 bermula pada 2 September 2025. Saat itu, Asprov PSSI Jawa Barat menerbitkan surat resmi bernomor 1531/PSSI-JBR/UD/1104/VIII-2025.

Surat tersebut menyebutkan bahwa pertandingan kualifikasi sepak bola yang awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Galuh Ciamis dipindahkan ke lapangan Yonif 303 Cibuluh, Cikajang, Kabupaten Garut.

Pertimbangan utama saat itu adalah situasi keamanan di Ciamis yang dinilai belum sepenuhnya kondusif.

Namun, hanya berselang satu hari, tepatnya pada 3 September 2025, Asprov PSSI Jawa Barat kembali mengeluarkan surat baru bernomor 1537/PSSI-JBR/UD/1106/IX/2025.

Surat ini secara resmi membatalkan keputusan sebelumnya dan menetapkan kembali Ciamis sebagai tuan rumah BK sepak bola Porprov XV Jabar 2026 wilayah Priangan Timur.

Baca Juga :  Inspektorat Jabar Perkuat Pengawasan Hadapi Program Strategis 2026

Surat terbaru tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Asprov PSSI Jawa Barat, Prof. Drs. Tommy Aprianto MSc PhD, dengan alasan kondisi sosial politik di Ciamis sudah berangsur membaik.

Ketua Askab PSSI Ciamis, H. Asep Dedi Herdiana, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menegaskan bahwa Ciamis siap melaksanakan babak kualifikasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Dengan pertimbangan kondisi keamanan mulai mereda, Ciamis kembali ditetapkan jadi tuan rumah BK sepak bola Porprov XV Jabar 2026 wilayah Priangan Timur,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).

Meski sempat terjadi perubahan lokasi, jadwal pertandingan tidak mengalami perubahan. Babak kualifikasi akan tetap digelar pada 6 hingga 15 September 2025.

Hanya saja, demi menjaga kondusivitas, Asprov PSSI Jabar menegaskan seluruh laga akan berlangsung tanpa penonton.

Adapun sistem pertandingan menggunakan format setengah kompetisi.

Setiap tim dari enam daerah Priangan Timur—Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran—akan melakoni lima pertandingan.

Dalam sehari, akan digelar tiga laga, dengan jeda istirahat sehari penuh untuk tim sebelum berlaga kembali.

Baca Juga :  Memasuki Fase Krusial, 32 Tim Bersaing di Babak 16 Besar Liga Pelajar Ciamis

Panitia pelaksana lokal memastikan seluruh persiapan sudah hampir tuntas. Stadion Galuh Ciamis yang sebelumnya diragukan kini dinyatakan siap digunakan.

Aparat keamanan pun menegaskan bahwa pengamanan akan diperketat untuk menjamin kelancaran jalannya pertandingan.

Sementara itu, Tim Sepak Bola Kabupaten Ciamis sudah mematok target tinggi.

Mereka ingin memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk meraih hasil maksimal, dengan harapan lolos ke Porprov XV Jawa Barat 2026 di Kabupaten Bogor.

Kisah tarik ulur penetapan venue BK sepak bola Porprov XV Jabar 2026 antara Garut dan Ciamis menunjukkan betapa pentingnya faktor keamanan dalam penyelenggaraan olahraga.

Pada saat yang sama, keputusan ini juga membawa pesan positif: Ciamis dianggap telah kembali kondusif dan layak dipercaya menjadi pusat perhelatan olahraga tingkat provinsi.

Bagi masyarakat Ciamis, perhelatan ini tidak sekadar pertandingan. Lebih dari itu, ia menjadi simbol kepercayaan, sekaligus momentum untuk mengangkat citra daerah di mata publik Jawa Barat.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca