26.8 C
Indonesia
Sabtu, September 21, 2019
No menu items!

Danau Titan Muncul di Planet Saturnus

Wajib Baca

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri...

Reportasee.com,- Danau Titan telah ditemukan di Planet Saturnus. Para peneliti NASA telah menggunakan data radar dari pesawat luar angkasa Cassini untuk meneliti daerah tersebut.

Melansir dari laman resmi NASA, Selasa (10/09/2019), para ilmuwan mengatakan bahwa Danau Titan telah berisi sejumlah metana yang dikelilingi oleh lingkaran atau pelek curam setinggi ratusan kaki.

Model penelitian itu menunjukan bahwa cekungan tersebut tercipta dari ledakan pemanasan nitrogen.

Titan merupakan satu-satunya benda Planet di Tata Surya selain Bumi yang diketahui memiliki cairan stabil di permukaannya. Akan tetapi, air yang turun dari awan dan mengisi danau dan laut seperti di Bumi adalah metana dan etana.

Menurut beberapa peneliti, asal usul Danau Titan terjadi pada saat metana cair melarutkan lapisan es Bulan dan senyawa organik padat.

Berbeda dengan di Bumi, badan air yang terbentuk serupa yang melarutkan batu kapur di sekitarnya dikenal sebagai danau karst.

Penelitian Terhadap Danau Titan

Para peneliti telah menemukan model- model alternatif baru untuk meneliti kehidupan Danau Titan di Planet Saturnus.

Dalam teori itu, kantong nitrogen cair dalam kerak Titan yang dihangatkan, berubah menjadi gas eksplosif yang meniupkan kawah, yang kemudian diisi dengan metana cair.

Sementara itu, Teori baru menjelaskan mengapa beberapa danau kecil telah ada di dekat kutub utara Titan, seperti Winnipeg Lacus. Hal ini muncul dalam tangkapan radar bahwa danau-danau itu memiliki pelek sangat curam yang menjulang di atas permukaan laut.

Penerjunan Wahana Antariksa

Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California telah menerbangkan wahana antariksa yang menuju ke Saturnus untuk terjun pertama kali.

Misi itu dipimpin oleh ilmuwan dari Universitas G. d’Annunzio, Italia, Giuseppe Mitri.

Mitri mengatakan, model baru yang dikemukakan oleh para peneliti terhadap Danau Titan tak sesuai dengan model pribadinya.

“Kami tidak menemukan penjelasan yang sesuai dengan cekungan danau karst. Faktanya, pelek naik dan bekerja dengan cara yang berlawanan,” kata Mitri.

Pada kenyataannya, morfologinya lebih konsisten dengan ledakan kawah, dimana peleknya dibentuk oleh bahan yang dikeluarkan dari dasar kawah. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya peluang profesi baru semakin banyak...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri banyak yang...

Jus buah sehat yang juga bermanfaat untuk kencantikan

Menjadi cantik pasti idaman bagi seluruh kaum wanita. Skincare dan perawatan tubuh selalu ada untuk mempercantik diri. Selain menggunakan skincare dan perawatan tubuh yang...

Daftar Makanan Penyebab Kulit Menua

Penuaan merupakan salah satu hal yang dihindari karena bisa membuat penampilan tidak menarik lagi. Banyak masyarakat terutama wanita untuk mencegah penuaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -