BNNK Ciamis Amankan Perempuan Penjual Sabu Asal Tasikmalaya

0
668
BNNK Ciamis Amankan Perempuan Penjual Sabu Asal Tasik

Reportasee.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Ciamis / BNNK Ciamis berhasil menangkap Ek (49), perempuan penjual sabu asal Tasikmalaya di wilayah Sindangkasih, Selasa (19/11/2019). Dari tangan pelaku, BNNK Ciamis mengamankan paket kecil sabu seberat 0,8 gram.

Saat ditangkap, Ek, perempuan penjual sabu asal Tasikmalaya ini, sedang melakukan transaksi di salah satu minimarket di wilayah Sindangkasih Ciamis. Kepada petugas, Ek juga masih menyimpan sabu dan ganja di rumah.  

Benar saja, ketika rumah perempuan penjual sabu asal Tasikmalaya digeledah, BNNK Ciamis mendapatkan 21,28 gram sabu yang terbungkus dalam 26 paket. Paket sabu tersebut siap diedarkan di wilayah Priangan Timur.

Baca:   Penelitian; Usahatani Kedelai Panen Tua dan Muda

Selain itu, BNNK Ciamis juga berhasil mengamankan ganja kering seberat 926,75 gram, kemudian satu paket seberat 855,36 gram, paket sedang seberat 44,67 gram, dan paket kecil seberat 26,72 gram.  

Sita Peralatan

Kepala BNNK Ciamis, Engkos Kosidin, Rabu (20/11/2019), mengungkapkan, selain sabu dan ganja, pihaknya juga berhasil menyita peralatan lain penunjang peredaran narkoba. Diantaranya, Kartu ATM BCA, KTP tesangka dan 2 unit handphone.

Baca:   Pesona Galuh Nagari dan Karnaval SCTV di Alun-Alun Ciamis

Barang yang kini disita pihaknya itu digunakan tersangka untuk menjalankan bisnis haram. Pihaknya juga menyita timbangan digital, mesin press, plastik pembungkus dan sedotan. Peralatan itu dipakai tersangka untuk mengemas sabu dan ganja.

Menurut pengakuan, kata Engkos, tersangka hanya mengedarkan, dia tidak mengonsumsinya. Dia mengedarkannya untuk mendapatkan uang. Uang itu akan digunakan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Terancam Penjara

Karena perbuatannya, mengedarkan narkoba jenis sabu dan ganja, perempuan beranak satu pengedar narkoba itu diancam hukuman penjara selama 5 sampai 10 tahun.

Baca:   Terkait Rancangan RTRW, Ini Kata Bupati Ciamis

Ancaman itu sesuai pasal 111 ayat (1), jo Pasal 112 ayat (2), jo dan Pasal 114 ayat (2), Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pada kesempatan itu, Engkos menambahkan, pihaknya saat ini masih terus mengembangkan kasus tersebut. Pihaknya akan mengungkap asal-usul narkotika yang disebarkan penjual sabu asal Tasikmalaya, termasuk jaringan pengedarnya.

Kini, kata Engkos, BNNK Ciamis masih memburu satu orang tersangka jaringan pengedar narkoba lain yang statusnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.