26.4 C
Indonesia
Sabtu, September 21, 2019
No menu items!

Berita Hari Ini: Terungkap 486 Hoax Sepanjang April

Wajib Baca

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri...

NASIONAL,- Hoax saat ini sudah sangat marak menyebar ke seluruh lapisan masyarakat. Terlebih, saat sedang dalam masa pemilihan presiden ini sudah sangat menyebar hoax. Berita Hari Ini mengungkap temuan dari Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

Karena, tensi politik yang terus meningkat. Setidaknya, dari Kominfo sendiri mengidentifikasi adanya 486 Hoax. 209 Hoax tersebut berasal dari kategori politik.

Dikatakan, bahwa hoax yang dibangun yaitu menyerang masing-masing dari capres. Tidak hanya untuk capres saja, melainkan juga partai politik, bawaslu dan KPU terkena imbasnya.

Fernandus yang merupakan Biro Humas Kominfo mengatakan “ Dari 486, terdapat setidaknya 209 hoax mengenai politik”. Dirinya juga mengatakan bahwa hal tersebut didapatkan dari penelusuran menggunakan mesin AIS.

Mesin tersebut di kelola ole Subdirektorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Ditjen Aplikasi Informatika. Selain itu, ferdinandus juga menyatakan bahwa setelah pencoblosan selesai bukan berarti hoax berhenti.

Justru, jumlah dari hoax terus bertambah. Menurutnya, terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Tren dari hoax memang sudah lama menyebar.

Terhitung, sejak dari penetapan calon presiden dan wakil presiden. Berarti, sudah di mulai sejak bulan Agustus 2018 yang lalu. Kemudian, konten hoax terus mengalami peningkatan yang cukup tajam.

Bahkan, kominfo bekerjasama dengan beberapa pihak instansi lainnya mengumumkan hoax yang cepat sekali viral.

Berikut daftar dari sebaran hoax sepanjang Agustus 2018 – April 2019:

  1.       Kategori Pemerintahan : 210 Hoax
  2.       Kategori Politik            : 620 Hoax
  3.       Kategori Kesehatan    : 200 Hoax
  4.       Kategori Fitnah           : 159 Hoax
  5.       Kategori Kejahatan    : 113 Hoax
  6.       Isu yang lainnya

Konten dengan nuansa hoax memang banyak disebar dari semua pihak. Salah satu tujuannya bisa jadi untuk menyerang ataupun memecah belah persatuan bangsa. Karena itu, tidak hanya kominfo saja yang bergerak dalam penuntasan hoax.

Melainkan, sudah seharusnya masyarakat paham dan memastikan bahwa informasi yang didapatkan bukan hoax. Agar dapat mengetahui berita hari ini secara update. Sangat disarankan bagi anda untuk melakukan bookmarks. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru

Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu

Reportasee.com, Kepulauan Seribu, - Keunikan Panggung di Atas Laut di Festival Musik Kepulauan Seribu. Oceanik Folk Festival...

Era Revolusi Industri 4.0, Kenali Peluang Profesi Baru Ini

Perkembangan teknologi di Indonesia saat ini sudah mencapai era revolusi industry 4.0. Keadaan seperti ini membuat banyaknya peluang profesi baru semakin banyak...

Daftar Kuliner Dari Betawi Yang Serba Nikmat

Indonesia memang kaya dengan keindahan alam dan kelezatan khas makanan di setiap daerah. Wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri banyak yang...

Jus buah sehat yang juga bermanfaat untuk kencantikan

Menjadi cantik pasti idaman bagi seluruh kaum wanita. Skincare dan perawatan tubuh selalu ada untuk mempercantik diri. Selain menggunakan skincare dan perawatan tubuh yang...

Daftar Makanan Penyebab Kulit Menua

Penuaan merupakan salah satu hal yang dihindari karena bisa membuat penampilan tidak menarik lagi. Banyak masyarakat terutama wanita untuk mencegah penuaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -