Bawa Draft Rapermen, FPSH HAM Jabar Temui Menkumham

0
324
Bawa Draft Rapermen, FPSH HAM Jabar Temui Menkumham

Reportasee.com – Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM atau FPSH HAM Provinsi Jawa Barat bersama Tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat mendatangi Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Laoly, di Kantor Kemenkumham, Rabu (25/09/2019).

Kedatangan FPSH HAM tersebut bertujuan untuk menyampaikan usulan materi draft rancangan Peraturan Menteri Hukum dan HAM mengenai pembinaan kesadaran hukum dan HAM di kalangan pelajar melalui wadah FPSH HAM.

Ketua FPSH HAM Jawa Barat, Nandi, Rabu (25/09/2019), membenarkan agenda pihaknya bersama Tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat ke Kantor Kemenkum HAM.  

Baca:   Diskusi Interaktif Kebijakan Belajar di Rumah dari Perspektif HAM

Menurut Nandi, agenda kunjungan FPSH HAM Jabar tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan FPSH HAM sebelumnya dengan Menkumham di Bandung dan Bekasi.

“Alhamdulillah hari ini, kami diberikan kesempatan bertemu dengan pak Menteri. Karena jujur, ini sudah hampir satu tahun. Pesan pak Menteri, mau dijadikan ini role model. Jadi kami siapkan draftnya. Nanti yang memproses kedepannya, kami serahkan ke pusat,” kata Nandi.

Pada kesempatan itu, Menkumham Yasonna Laoly, memberikan apresiasi kepada para Duta Hukum dan HAM Jawa Barat yang terus melaksanakan kegiatan, menyebarkan kebaikan dan pemahaman hukum HAM di masyarakat.

Baca:   FPSH HAM Jabar Gelar Refleksi dan Gathering

“Ini yang dari Jawa Barat ya. Saya telah terima suratnya dan sudah didisposisi. Bisa bertemu sekarang, kedepan kita akan tindaklanjuti, ini sesuatu hal yang inovatif,” ujar Menkumham.

Sebelumnya, tim satuan tugas yang ditunjuk melaksanakan audensi ke Jakarta telah menyampaikan maksud dan tujuan ke Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia, Inspektur Jenderal Kemenkumham.

Kabid HAM Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Hasbullah Fudail, menjelaskan, FPSH HAM merupakan wadah pembinaan kesadaran Hukum dan Ham di kalangan generasi milenial.

Baca:   FPSH HAM Kota Sukabumi dan GMD Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Menurut Hasbullah, FPSH HAM sudah dan sedang menjalankan tugas sebagai duta Hukum dan HAM di sekolah. Forum ini dibentuk untuk mensinergikan program kegiatan generasi muda dengan cakupan usia 15-22 tahun.

“Kami telah sampaikan apa yang kami bawa dari Jawa Barat. Mudah-mudahan ini bisa menjadi role model, seperti yang disampaikan oleh pak Menteri,” kata Hasbullah.

Kedepan, Hasbullah berharap, generasi muda bisa bergabung dalam wadah FPSH HAM agar menjadi bagian dari pembentukan sumber daya manusia (SDM) unggul, dan berkompeten dalam menyosialisasikan kesadaran hukum HAM di kalangan pelajar dan masyarakat. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here