
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) secara resmi mendesak pelaksanaan Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis.
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan aliran anggaran bernilai miliaran rupiah tersebut tidak menguap tanpa kejelasan.
Tuntutan berani ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) CAKAP di Sekretariat PC PMII Ciamis, Rabu, 17 Juni 2026.
Forum tersebut sengaja menghadirkan perwakilan legislatif, Satgas MBG, Korwil MBG, dan aktivis mahasiswa untuk membedah transparansi program.
Oleh karena itu, isu mengenai urgensi Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis menjadi sorotan paling tajam dalam diskusi yang berlangsung dinamis selama dua jam penuh.
Ketua PC PMII Ciamis, Husni Mubarok, menegaskan bahwa mahasiswa tidak sedang mencari-cari kesalahan teknis pemerintah daerah.
Namun, pelaksanaan Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis merupakan sebuah syarat mutlak demi menjaga akuntabilitas uang rakyat.
Ringkasan Berita
PMII Pertanyakan Eksekutor Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis
Hingga saat ini, PMII menilai belum ada kepastian mengenai lembaga independen mana yang benar-benar berwenang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Ketiadaan auditor eksternal yang jelas ini membuat dorongan Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis semakin mendesak untuk direalisasikan.
“Kami tidak ingin program nasional ini hanya diklaim berhasil melalui selembar laporan internal saja,” tegas Husni di hadapan seluruh peserta FGD.
Menurut sudut pandangnya, sebuah laporan evaluasi internal sangat rentan terhadap manipulasi atau polesan jika tidak diuji secara silang oleh pihak ketiga yang independen. Perputaran anggaran dalam program prioritas ini sangatlah fantastis.
Mengingat perputarannya yang mencapai miliaran rupiah setiap tahun, Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis secara komprehensif wajib dilakukan dari hulu hingga ke hilir.
Selain itu, PMII dengan tajam menyoroti kekhawatiran adanya dugaan praktik mark-up harga bahan pokok yang dilakukan oleh pihak ketiga.
Jika indikasi ini benar terjadi di lapangan, maka Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis adalah satu-satunya instrumen sah untuk membongkarnya ke ruang publik.
Masyarakat akar rumput memiliki hak konstitusional penuh untuk mengetahui secara rinci ke mana saja triliunan uang negara tersebut mengalir.
Oleh sebab itu, transparansi hasil Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis nantinya akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
DPRD Desak Inspektorat Tidak Tinggal Diam
Menjawab desakan kritis dari kelompok mahasiswa, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis, Jaenal Aripin, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah pengawasan ketat.
Jaenal menilai inisiatif Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis sangat sejalan dengan fungsi pengawasan anggaran dari lembaga legislatif.
Jaenal secara khusus meminta Inspektorat Daerah untuk jauh lebih proaktif turun langsung ke dapur-dapur umum mengawasi penggunaan dana APBN tersebut.
Menurutnya, aparat pengawas internal pemerintah tidak boleh hanya menunggu laporan pasif di belakang meja kerja.
“Pemeriksaan tata kelola keuangan ini sama sekali tidak boleh pandang bulu,” tegas Jaenal dengan nada serius.
Ia menambahkan bahwa siapapun pengelolanya, baik tokoh masyarakat maupun pengusaha besar, wajib tunduk pada hukum negara.
Lebih lanjut, ia memperingatkan agar jangan sampai ada segelintir pihak yang berani mencari keuntungan haram dari program prioritas pengentasan gizi ini.
Hal fundamental inilah yang membuat wacana Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis mendapatkan dukungan kuat lintas sektor.
Menanti Keberanian Satgas Membuka Data
Di sisi lain, Ketua Satgas MBG Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, menyatakan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap segala bentuk kritik dan masukan konstruktif.
Ia menyambut baik usulan Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis sebagai wujud kepedulian nyata elemen masyarakat sipil.
Erwan secara ksatria mengakui bahwa tata kelola dapur umum di lapangan saat ini masih jauh dari kata sempurna dan ideal.
Kondisi darurat ini terjadi akibat tuntutan percepatan program dari pusat yang kurang sebanding dengan kesiapan infrastruktur daerah.
Sementara itu, Korwil MBG Ciamis, Eggy Armand R, menyoroti pentingnya integrasi UMKM lokal dalam rantai pasok penyediaan makanan sehat.
Tanpa adanya transparansi data yang dihasilkan melalui Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis, UMKM lokal dikhawatirkan hanya menjadi penonton di rumah sendiri.
Komitmen PMII Mengawal Uang Rakyat
Sebagai agen perubahan intelektual, PMII berkomitmen penuh untuk terus mengawal kebijakan publik ini secara kritis.
Organisasi mahasiswa ini berjanji tidak akan mundur selangkah pun dalam memperjuangkan Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis demi terciptanya keadilan ekonomi.
Program Makan Bergizi Gratis sesungguhnya memiliki visi jangka panjang yang sangat mulia untuk mencerdaskan anak bangsa.
Namun, visi luhur ini berpotensi hancur berantakan jika birokrasi alergi terhadap tuntutan keterbukaan data dari publik.
Pada akhirnya, kesediaan pemerintah daerah untuk membuka data operasional akan menjadi ujian integritas yang sesungguhnya.
Realisasi nyata dari Audit Dana Makan Bergizi Gratis Ciamis akan membuktikan kepada rakyat, apakah program ini memang dikelola secara bersih, atau sekadar menjadi lahan bisnis baru bagi para oknum pencari rente.





