Berita

Atap Rumah Warga Sadananya Ciamis Ambruk Diterpa Hujan, Seorang Penghuni Terluka

Sebuah rumah milik Irma Yuningsih (40), warga Dusun Tonggoh RT 06 RW 02, Desa sekaligus Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, mengalami kerusakan parah setelah bagian atapnya mendadak ambruk pada Kamis (16/10/2025) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa tersebut tidak hanya merobohkan bagian atap, tetapi juga merusak sebagian besar struktur belakang rumah.

Dugaan sementara, keruntuhan itu dipicu oleh kondisi kayu penyangga seperti kuda-kuda, usuk, dan reng yang sudah lapuk dimakan usia.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Sadananya sejak dini hari semakin memperlemah struktur bangunan hingga akhirnya runtuh.

Penghuni Rumah Terluka Tertimpa Reruntuhan

Saat kejadian, rumah tersebut dihuni oleh Saeful Milal (25), yang tinggal seorang diri. Milal tengah terlelap ketika tiba-tiba terdengar suara keras dari arah atap.

Ia sontak terbangun setelah sebagian material bangunan menimpa tubuhnya. Dalam kondisi panik dan kesakitan, ia berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Mendengar teriakan itu, warga setempat segera berdatangan ke lokasi kejadian. Mereka berupaya mengevakuasi Milal dari reruntuhan kayu dan genting, sebelum akhirnya membawanya ke Puskesmas Sadananya untuk mendapat perawatan medis.

Baca Juga :  Ini Besaran Zakat Fitrah di Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat

“Korban mengalami luka di bagian lengan kiri atas dan harus mendapatkan enam jahitan,” ujar Yulianti Eka, relawan Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Ciamis yang turut membantu proses evakuasi.

Beruntung, luka yang dialami Milal tidak terlalu serius. Setelah menjalani perawatan dan tindakan medis di Puskesmas, ia diperbolehkan pulang.

Namun untuk sementara waktu, korban memilih mengungsi ke rumah kerabatnya yang masih berada di dusun yang sama.

Warga Bergotong Royong Bersihkan Puing Reruntuhan

Beberapa saat setelah evakuasi korban selesai, warga bersama aparat desa, pihak kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah relawan dari Tagana, Baznas Tanggap Bencana (BTB), dan Dinas Sosial (Dinsos) bergerak membersihkan puing-puing reruntuhan.

Mereka bergotong royong menyingkirkan material bangunan yang berserakan, sekaligus membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dari rumah tersebut.

Kondisi rumah kini dinyatakan rusak berat dan tidak bisa lagi ditempati. Irma Yuningsih beserta keluarganya juga ikut mengungsi ke rumah saudara terdekat sambil menunggu langkah perbaikan lebih lanjut.

Baca Juga :  bjb T-Samsat, Solusi Digital Praktis Bayar Pajak Kendaraan

Kerugian dan Bantuan Darurat

Dari hasil pendataan sementara, nilai kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp75 juta. Kerusakan meliputi atap rumah, struktur bagian belakang, serta sebagian besar perabotan yang rusak tertimpa reruntuhan.

Sebagai bentuk tanggap darurat, pihak Baznas Kabupaten Ciamis telah menyalurkan bantuan untuk meringankan beban korban.

Dukungan serupa juga datang dari BPBD Ciamis dan Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, yang menyalurkan bantuan logistik serta kebutuhan dasar untuk keluarga terdampak.

Hujan Deras dan Rumah Lapuk Jadi Faktor Utama

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi rumah, terutama bangunan yang sudah berusia tua dengan material kayu.

Hujan deras yang kerap turun belakangan ini dapat mempercepat pelapukan, sehingga risiko ambruk semakin besar.

Pemerintah desa pun mengimbau warga untuk rutin memeriksa kondisi atap dan struktur penyangga rumah, terutama menjelang musim hujan.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca