
Pemerintah Kabupaten Ciamis menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur pendidikan di wilayahnya.
Dari lebih dari 700 sekolah yang tersebar di Kabupaten Ciamis, tercatat sebanyak 32 sekolah berada dalam kondisi rusak berat dan membutuhkan penanganan segera agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan layak.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) internal Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis yang digelar di Gedung KH Irfan Hielmi, Kamis (15/01/2026).
Rakor tersebut menjadi forum konsolidasi awal tahun yang melibatkan seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari jajaran pejabat struktural hingga pemerintah desa.
Dalam arahannya, Bupati Herdiat menegaskan bahwa pemenuhan pelayanan dasar, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, merupakan kewajiban utama pemerintah daerah yang tidak boleh diabaikan.
Menurutnya, kualitas layanan pendidikan sangat ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai.
“Pendidikan adalah pelayanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Kita tidak boleh membiarkan proses belajar mengajar berlangsung di fasilitas yang tidak aman atau tidak layak,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, keberadaan 32 sekolah yang masuk kategori rusak berat harus menjadi perhatian bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar dapat segera dicarikan solusi penanganan yang tepat dan berkelanjutan.
Bupati Herdiat juga mengingatkan bahwa tanggung jawab pemerintah daerah tidak hanya sebatas perencanaan program, tetapi juga memastikan seluruh masyarakat, termasuk peserta didik dan tenaga pendidik, mendapatkan pelayanan yang adil dan berkualitas tanpa diskriminasi.
“Tidak boleh ada perlakuan yang berbeda. Semua masyarakat, termasuk anak-anak kita yang sedang menempuh pendidikan, harus mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Rakor tersebut dihadiri oleh para asisten daerah, staf ahli, seluruh kepala OPD, para camat, hingga kepala desa dan lurah se-Kabupaten Ciamis.
Kehadiran lintas unsur pemerintahan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan percepatan penanganan berbagai persoalan daerah, termasuk permasalahan infrastruktur pendidikan.
Selain menyoroti kondisi sekolah, dalam rakor yang sama Bupati Herdiat juga menyampaikan sejumlah arahan strategis lainnya, seperti peningkatan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem, dukungan terhadap program prioritas nasional, serta penguatan pelayanan publik.
Namun demikian, isu pendidikan tetap menjadi salah satu fokus utama yang memerlukan perhatian serius dan tindak lanjut nyata.
Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan daerah dan nasional.





