
Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh terus memperluas peran akademiknya dalam menyiapkan lulusan yang adaptif dan siap bersaing di dunia kerja.
Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Peningkatan Kompetensi Perwasitan Cabang Olahraga Atletik Tingkat Dasar Kabupaten Ciamis, yang membuka peluang karier baru bagi mahasiswa dan alumni di bidang keolahragaan.
Workshop ini merupakan bagian dari Program Unggulan Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Galuh dan dilaksanakan sebagai bentuk implementasi kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Budaya, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis serta Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Ciamis sebagai mitra strategis.
Kegiatan yang diselenggarakan pada pekan lalu itu diikuti oleh mahasiswa aktif dan alumni Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Galuh.
Melalui workshop ini, peserta dibekali kompetensi dasar perwasitan atletik, mulai dari pemahaman peraturan pertandingan, teknik penilaian, hingga etika perwasitan yang sesuai dengan standar cabang olahraga atletik.
Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Galuh, Andang Rochendi, S.Pd., M.Pd., saat ditemui, Jumat (26/12/2025), menyampaikan bahwa workshop ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat aspek akademik, tetapi juga untuk membuka akses nyata terhadap peluang karier di dunia keolahragaan.
Menurutnya, perwasitan atletik merupakan salah satu bidang profesional yang membutuhkan sumber daya manusia terlatih dan berintegritas.
Oleh karena itu, melalui pembekalan teori dan praktik yang diberikan dalam workshop ini, mahasiswa dan alumni diharapkan memiliki bekal awal untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan olahraga.
Baik sebagai wasit pertandingan maupun bagian dari penyelenggaraan event olahraga di tingkat daerah.
Melalui workshop ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan praktis terkait peran wasit dalam cabang olahraga atletik.
“Harapannya, mereka tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kesiapan profesional untuk terjun ke dunia perwasitan sebagai salah satu pilihan karier,” ujar Andang.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah konkret Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Galuh dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.
Selain mencetak calon pendidik, program studi juga berupaya membekali mahasiswa dan alumni dengan kompetensi alternatif yang relevan dengan kebutuhan lapangan.
Lebih lanjut, Andang menuturkan bahwa workshop ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga.
Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menciptakan ekosistem olahraga yang profesional dan berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan cabang olahraga atletik di Kabupaten Ciamis.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Andang berharap mahasiswa dan alumni memiliki lebih banyak pilihan karier di bidang keolahragaan.
Di sisi lain, Andang menambahkan, pihaknya juga berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan, sehingga kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan olahraga daerah dapat semakin nyata.





