Berita

Solidaritas Mengalir dari Bandung, We The Fork Galang Rp300 Juta untuk Korban Bencana Sumatera

Bagi We The Fork, penggalangan dana ini bukan sekadar bentuk kepedulian sesaat, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial untuk turut hadir di tengah masyarakat saat menghadapi masa sulit.

Advertisements

Di tengah duka mendalam yang masih dirasakan ribuan warga terdampak bencana alam di berbagai wilayah Sumatera, gelombang solidaritas terus mengalir dari berbagai penjuru Tanah Air.

Kepedulian itu tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari kalangan pelaku usaha.

Dari Kota Bandung, sebuah aksi kemanusiaan lahir sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial terhadap sesama.

Restoran We The Fork Bandung menjadi salah satu pihak yang mengambil peran aktif dalam membantu para korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Melalui inisiatif penggalangan dana yang melibatkan pemilik usaha hingga karyawan, We The Fork berhasil menghimpun donasi sebesar Rp300 juta dalam waktu singkat.

Dana tersebut terkumpul melalui sistem patungan internal, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian kolektif keluarga besar We The Fork terhadap penderitaan masyarakat Sumatera.

Seluruh dana yang berhasil dihimpun kemudian secara resmi disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Sinergi Foundation (SF) pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai mitra penyalur bantuan kemanusiaan yang kredibel dan berpengalaman.

Salah satu pemilik We The Fork, Faruk Sahwani, mengungkapkan bahwa aksi solidaritas ini berangkat dari rasa prihatin yang mendalam atas besarnya dampak bencana yang terjadi.

Menurutnya, bencana alam yang melanda Sumatera telah membawa penderitaan besar, tidak hanya dalam bentuk kerugian materi, tetapi juga hilangnya ribuan nyawa dan lumpuhnya kehidupan masyarakat.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi saudara-saudara kita di Sumatera. Dari keprihatinan itulah muncul inisiatif untuk berbagi dan memberikan apa yang sanggup kami berikan. Kami menyadari bahwa bencana ini bukan kondisi yang biasa dan membutuhkan kepedulian dari banyak pihak,” ujar Faruk.

Baca Juga :  Kurikulum Baru Madrasah Aliyah; Penjurusan Dihapus, Diganti Pilihan Mata Pelajaran

Bagi We The Fork, penggalangan dana ini bukan sekadar bentuk kepedulian sesaat, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial untuk turut hadir di tengah masyarakat saat menghadapi masa sulit.

Semangat tersebut diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh unsur internal perusahaan, tanpa terkecuali.

Komitmen solidaritas We The Fork juga ditunjukkan melalui dukungan logistik.

Selain menyalurkan dana, pihaknya turut menyediakan dua unit kendaraan operasional, berupa satu unit mobil pickup double cabin dan satu unit truk, untuk membantu Sinergi Foundation dalam mendistribusikan bantuan ke wilayah terdampak bencana.

Salah satu kendaraan, yakni mobil pickup double cabin, telah diberangkatkan dari Bandung menuju Aceh Tamiang pada Rabu, 31 Desember 2025.

Kendaraan tersebut membawa bantuan kemanusiaan sekaligus menjadi bagian dari perjuangan para relawan yang menempuh perjalanan panjang demi memastikan bantuan sampai kepada para penyintas.

Advertisements

Sementara itu, satu unit truk lainnya dijadwalkan menyusul untuk mengangkut tambahan logistik bantuan.

Direktur Sinergi Amil Zakat–Sinergi Foundation, Waeli Mohdan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh We The Fork.

Ia menegaskan bahwa amanah donasi tersebut akan dikelola secara profesional dan disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Insyaallah, kami akan menjadi jembatan penyalur amanah dari para donatur kepada para penyintas bencana Sumatera,” ujar Waeli.

Waeli menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut disalurkan melalui program kemanusiaan #SumateraBangkit, yang dirancang untuk mendampingi masyarakat terdampak sejak fase tanggap darurat hingga rekonstruksi pascabencana.

Pada fase tanggap darurat, Sinergi Foundation menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, mi instan, kornet, serta bahan makanan lainnya.

Baca Juga :  Hampir Satu Dekade Vakum, Dewan Pendidikan Ciamis Akan Dihidupkan Kembali

Selain itu, bantuan juga mencakup penyediaan air minum galon dan makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan harian warga terdampak.

Memasuki fase pemulihan, fokus bantuan diarahkan pada sektor pendidikan. Banyak sekolah di wilayah terdampak tidak dapat digunakan karena tertutup lumpur setebal 20 hingga 30 sentimeter.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, dilakukan aksi pembersihan fasilitas sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.

“Aksi pembersihan sekolah ini melibatkan warga sekitar. Selain mempercepat pemulihan pendidikan, kegiatan ini juga memberikan penghasilan bagi masyarakat yang terlibat,” jelas Waeli.

Sementara itu, pada fase rekonstruksi pascabencana, Sinergi Foundation menjalankan program Kampung Bangkit melalui pembangunan hunian baru bernama Rumah Tumbuh di Dusun Buntul Jambu, Desa Baling Karang, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.

Wilayah tersebut dipilih karena seluruh warganya kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang.

Rumah Tumbuh dirancang sebagai hunian semi permanen dengan model rumah panggung, sebagai upaya mitigasi terhadap potensi banjir di masa mendatang.

Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap pertama dengan target lima unit rumah untuk lima kepala keluarga, dengan prioritas penerima manfaat dari kalangan lanjut usia.

Aksi solidaritas yang dilakukan We The Fork bersama Sinergi Foundation ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat bangkit dari bencana.

Dari Bandung, harapan itu terus mengalir menuju Sumatera, membawa pesan bahwa para penyintas tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker