
Kesigapan dan profesionalisme petugas pemadam kebakaran kembali ditunjukkan oleh personel Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari, Kabupaten Ciamis.
Dua petugas damkar, Nurkolis dan Bintang, berhasil mengevakuasi seekor ular berbisa jenis king kobra (Ophiophagus hannah) sepanjang sekitar tiga meter yang bersembunyi di bawah ranjang rumah warga, Selasa siang, 6 Januari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah Aki Nasikin (73), warga Dusun Tegalsari RT 22 RW 04, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari.
Kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB, saat pemilik rumah hendak mengambil peci yang terjatuh ke kolong tempat tidur.
Namun, sesaat kemudian ia justru mendapati seekor king kobra berukuran besar berada sangat dekat dengan peci tersebut.
Menurut keterangan Nurkolis, ular tersebut dalam kondisi aktif dan mengeluarkan desisan, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah.
Menyadari ancaman tersebut, Aki Nasikin langsung meninggalkan kamar dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Ia kemudian menghubungi petugas damkar yang sedang berjaga di Pos WMK Banjarsari untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan adanya ular berbisa di permukiman warga, Nurkolis dan Bintang yang sedang piket siaga langsung bergerak menuju lokasi.
Keduanya berangkat menggunakan mobil pancar bernomor polisi Z 8163 T.
Respons cepat ini dilakukan untuk mencegah risiko yang lebih besar, mengingat king kobra dikenal sebagai salah satu jenis ular paling berbahaya di dunia.
Setibanya di lokasi, petugas memastikan posisi ular masih berada di bawah ranjang rumah warga.
Tanpa panik, Nurkolis dan Bintang kemudian melakukan proses evakuasi dengan menggunakan tongkat penjepit khusus yang memang disiapkan untuk penanganan satwa berbahaya.
Proses penangkapan dilakukan secara hati-hati dan terukur agar tidak memicu pergerakan agresif dari ular tersebut.
Berkat keterampilan dan pengalaman petugas, ular king kobra sepanjang tiga meter itu berhasil dibekuk dalam waktu singkat tanpa menimbulkan korban.
Tidak ada warga maupun petugas yang mengalami luka selama proses evakuasi berlangsung.
Sekitar pukul 09.40 WIB, setelah memastikan kondisi lokasi aman, Nurkolis dan Bintang kembali ke Pos WMK Banjarsari dengan membawa ular berbisa tersebut untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Kejadian ini menjadi bukti bahwa peran petugas pemadam kebakaran tidak hanya terbatas pada penanggulangan kebakaran, tetapi juga mencakup penanganan situasi darurat lain yang mengancam keselamatan masyarakat.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap keberadaan satwa liar di lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada petugas berwenang apabila menghadapi situasi serupa.





