Berita

Rumah Nenek Lansia di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku yang Lupa Dimatikan

Kebakaran tersebut menyisakan puing-puing bangunan yang terbakar hampir setengahnya dan meninggalkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Sebuah rumah milik seorang nenek lanjut usia, Nini Darsiah (89), di Dusun Cicadas, RT 05 RW 08, Desa Gardujaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, habis dilalap api pada Rabu malam, 10 Desember 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Kebakaran tersebut menyisakan puing-puing bangunan yang terbakar hampir setengahnya dan meninggalkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Berdasarkan keterangan Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat S.Ip, kebakaran diperkirakan berawal dari bara pada tungku dapur yang lupa dimatikan setelah digunakan memasak.

Bara tersebut kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar yang disimpan dekat tungku. Api yang cepat membesar akhirnya melahap area dapur dan bagian belakang rumah berukuran 10 x 6 meter itu.

Baca Juga :  Relokasi Lapas Ciamis Tunggu Restu Pemerintah Pusat, Lahan 3 Hektare Sudah Disiapkan

Saat warga menyadari adanya kobaran api, sebagian besar bangunan bagian belakang sudah dalam kondisi terbakar hebat.

Gumpalan asap hitam terlihat menjulang tinggi, menarik perhatian warga sekitar yang segera berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Dengan peralatan seadanya, warga berupaya memadamkan api secara manual sambil mengevakuasi Nini Darsiah yang berada di dalam rumah.

Perempuan lanjut usia tersebut dilaporkan mengalami syok setelah melihat kobaran api yang melahap tempat tinggalnya.

Untuk memastikan kondisinya, warga kemudian membawanya ke Puskesmas Gardujaya.

Menyadari kondisi api yang terus membesar, seorang warga bernama Endi (34) segera menghubungi Pos WMK Kawali.

Tidak lama berselang, empat petugas pemadam kebakaran yang sedang berjaga berangkat menuju lokasi menggunakan mobil pancar Z 8160 T.

Baca Juga :  Jelang Tahun Politik, Ini Pesan Bupati Herdiat untuk ASN dan Aparatur Desa Ciamis

Setiba di lokasi, petugas damkar bekerja sama dengan warga, aparat desa, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta relawan Tagana.

Berkat upaya bersama, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke seluruh bagian rumah.

Menurut Budi Rahmat, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB.

Setelah dipastikan api sepenuhnya padam, petugas kembali ke Pos WMK Kawali.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun kondisi rumah semi permanen milik korban luluh lantak dan setengahnya gosong menjadi abu,” ujar Budi.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca