
Puncak perhelatan sepak bola paling bergengsi di muka bumi segera mencapai garis akhir. Laga puncak Final Piala Dunia 2022 di Qatar kian di depan mata.
Pertandingan pamungkas ini mempertemukan raksasa Amerika Selatan, Argentina, melawan sang juara bertahan Prancis.
Menjelang duel tersebut, berbagai prediksi dan sorotan terus mengalir deras. Antusiasme ini rupanya turut merambah arena politik Tanah Air.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat X, Agun Gunandjar Sudarsa, secara terbuka menjagokan skuad La Albiceleste untuk mengangkat trofi emas tersebut.
Pernyataan menarik ini disampaikan langsung oleh Agun setelah menyelesaikan kegiatan reses dan penyerapan aspirasi masyarakat di salah satu hotel ternama di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Sabtu (17/12/2022).
Di tengah kesibukannya menjalankan tugas konstitusional, tokoh politik senior ini rupanya tetap mengikuti perkembangan turnamen akbar empat tahunan tersebut dan memiliki analisis tersendiri.
Saya jagokan Argentina dalam babak Final Piala Dunia melawan Prancis nanti malam,” ujar Agun Gunandjar Sudarsa di hadapan para awak media dengan nada penuh keyakinan.
Ringkasan Berita
Analisis Historis dan Dukungan Penuh untuk Skuad Tango
Ketertarikan Agun terhadap tim nasional Argentina bukan tanpa alasan yang mendasar.
Menurut pandangannya, dinamika sejarah sepak bola dunia selalu menghadirkan pertarungan sengit antara negara-negara dari benua Amerika Selatan melawan wakil-wakil dari daratan Eropa.
Ia menilai bahwa tim dari Amerika Latin sering kali memiliki magis tersendiri saat berlaga di partai penentu.
“Dalam sejarah bola yang saya tahu, tim-tim Eropa itu sering kali tampil dan hanya menjadi runner-up, kecuali Jerman yang memang pernah beberapa kali meraih gelar juara,” ungkap legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut.
Lebih lanjut, ia memberikan catatan khusus mengenai peta kekuatan negara-negara Eropa lainnya.
Menurut Agun, kecuali Inggris, Prancis, atau Italia, mereka itu cukup jarang juara jika dibandingkan dengan dominasi Brasil pada masa lampau.
“Namun, karena Brasil saat ini sudah pulang lebih awal dari Qatar, maka saya pastikan dan yakini Argentina yang akan keluar sebagai juara,” tuturnya menegaskan.
Secara statistik, negara-negara Eropa memang mendominasi gelar juara dalam empat edisi terakhir sebelum Piala Dunia Qatar.
Meskipun demikian, pendapat Agun mewakili sentimen tersendiri.
Pernyataannya menyiratkan kerinduan banyak penggemar sepak bola akan kembalinya supremasi gaya Jogo Bonito khas Amerika Selatan di panggung Final Piala Dunia.
Prediksi Skor Tipis dan Sihir Lionel Messi di Final Piala Dunia
Berbicara mengenai laga puncak yang mempertemukan dua kekuatan raksasa, Agun menyadari betul bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi di atas lapangan hijau.
Apalagi, Prancis datang dengan skuad bertabur bintang dan memiliki ambisi besar untuk mempertahankan gelar juara mereka.
“Meskipun saya sangat menjagokan Argentina, yang namanya bola itu tetap bundar. Permainan di lapangan tidak selalu bisa diprediksi dengan perhitungan pasti, tapi saya dan pihak kami tetap setia untuk mendukung Argentina,” jelas Agun.
Ketika ditanya mengenai tebakan skor pada laga Final Piala Dunia tersebut, politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat Ciamis ini memberikan jawaban yang cukup realistis.
Ia tidak memprediksi adanya hujan gol, melainkan sebuah kemenangan dramatis yang akan ditentukan oleh sang megabintang.
“Kalau prediksi, skor 1-0 cukuplah untuk kemenangan timnas Argentina. Yang pastinya, nanti Lionel Messi yang akan menjadi pembeda dan membuat gol penentu ke gawang Prancis,” jelasnya dengan antusias.
Prediksi ini sejalan dengan performa impresif Messi sepanjang turnamen yang selalu menjadi motor serangan utama tim asuhan Lionel Scaloni.
Duel Sengit Perebutan Tempat Ketiga: Kroasia Melawan Maroko
Selain memberikan sorotan tajam pada laga puncak, Agun Gunandjar Sudarsa juga tidak luput memberikan perhatian pada pertandingan perebutan tempat ketiga.
Laga krusial yang mempertemukan antara wakil Eropa, Kroasia, dan tim kejutan dari benua Afrika, Maroko, ini juga dinilai menyedot perhatian jutaan pasang mata di seluruh dunia.
Untuk pertandingan perebutan medali perunggu ini, Agun secara konsisten menjagokan Luka Modric dan kawan-kawan.
Ia mengakui memiliki kekaguman historis terhadap mentalitas bertanding tim berjuluk Vatreni tersebut.
“Hampir semua orang saat ini mungkin tersihir kejutan luar biasa Maroko. Namun, saya lebih meyakini Kroasia yang akan menang,” katanya memberikan analisis mendalam.
Ia menilai mentalitas Kroasia sudah mendarah daging.
“Fanatisme dan rasa kebersamaan mereka mengalir langsung dari darah. Jadi, karakter tangguh itu tidak sekadar dibentuk,” tegasnya.
Menurut Agun, pengalaman dan kematangan mental skuad Kroasia yang sebelumnya sukses menembus Final Piala Dunia edisi 2018 di Rusia akan menjadi faktor pembeda yang sangat krusial dalam menghadapi tekanan dari Singa Atlas.
Mengakui Ketangguhan Lini Pertahanan Maroko
Kendati menjagokan Kroasia, Agun tetap bersikap sangat objektif dan tidak memandang sebelah mata kekuatan tim nasional Maroko.
Skuad asal Afrika Utara tersebut telah mencetak sejarah luar biasa sebagai negara benua Afrika pertama yang berhasil menembus babak semifinal sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen.
Agun secara khusus memberikan pujian setinggi langit kepada penjaga gawang Maroko yang tampil sangat fenomenal di bawah mistar gawang selama fase gugur.
Pertahanan berlapis dan kedisiplinan tingkat tinggi menjadi senjata utama skuad asuhan Walid Regragui tersebut.
“Kiper Maroko sangat berkualitas. Kemarin saat melawan Spanyol, banyak tendangan berbahaya berhasil dihalau dengan baik,” puji Agun.
Meski pertahanan lawan solid, ia tetap menjagokan Kroasia. “Saya yakin Kroasia yang akan mengunci gelar juara ketiga,” pungkasnya.
Reses DPR: Menyatukan Aspirasi Melalui Demam Sepak Bola
Momen bincang-bincang santai mengenai sepak bola ini terjadi di sela-sela agenda serius penyerapan aspirasi masyarakat.
Bagi seorang wakil rakyat, memanfaatkan momen euforia olahraga global seperti ini merupakan salah satu strategi pendekatan yang sangat efektif untuk mencairkan suasana dan berbaur lebih dekat dengan masyarakat di akar rumput.
Dengan ikut serta dalam gegap gempita perbincangan bola, ruang sekat antara pejabat publik dan warga menjadi lebih cair, membuktikan bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang menyatukan berbagai lapisan elemen masyarakat.





