
Polres Ciamis bersama jajaran TNI dan Brimob Polda Jawa Barat menurunkan ratusan personel untuk menjaga keamanan aksi unjuk rasa yang digelar aliansi mahasiswa di Kabupaten Ciamis, Senin (1/9/2025).
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan penuh tanggung jawab.
Hal itu, kata dia, bertujuan agar penyampaian aspirasi mahasiswa dapat berjalan tertib dan kondusif.
“Hari ini kita melaksanakan pengamanan aksi aliansi mahasiswa dengan pelayanan yang humanis dan penuh tanggung jawab. Aspirasi mereka kita terima dengan baik,” ujar Kapolres saat ditemui usai kegiatan pengamanan.
Meski aksi berlangsung relatif aman, aparat kepolisian tetap melakukan langkah tegas terhadap sejumlah oknum yang diduga berupaya menimbulkan gangguan. Setidaknya lima orang diamankan dalam peristiwa tersebut.
Menurut AKBP Hidayatullah, mereka kedapatan mengenakan pakaian serba hitam dan menggunakan atribut penutup wajah.
Saat ini, kelimanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Ciamis untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Ada lima orang yang sudah kita amankan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Insyaallah akan kita proses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Dalam operasi pengamanan itu, Polres Ciamis mengerahkan tidak kurang dari 395 personel gabungan.
Kekuatan pasukan tersebut berasal dari unsur Kodim 0613 Ciamis, Brimob Polda Jabar, serta jajaran kepolisian di wilayah setempat.
Lebih jauh, Kapolres menjelaskan bahwa kondisi wilayah hukum Ciamis saat ini masih berada dalam status Siaga 1, sesuai dengan instruksi pimpinan.
Status tersebut berlaku hingga adanya arahan lanjutan dari otoritas terkait.
“Kita menunggu perintah lebih lanjut. Jika status Siaga 1 dicabut, maka pengamanan akan dinyatakan selesai. Namun untuk saat ini status tersebut masih berlaku,” pungkasnya.





