Berita

Pemkab Ciamis Perkuat Program KB Gratis, Fokus pada Layanan MOW dan MOP

Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat komitmen dalam upaya pengendalian penduduk melalui penyediaan layanan Keluarga Berencana (KB) gratis.

Program yang dijalankan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) ini secara khusus memfokuskan pelayanan pada Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang KB, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga DP2KBP3A Ciamis, Hj. Dede Iyet Rohaeti, menjelaskan bahwa layanan MOW dan MOP diberikan secara rutin setiap hari Rabu dan Kamis di RS Dadi Keluarga (RSDK).

Kolaborasi ini, kata Hj. Iyet, telah terjalin sejak beberapa tahun lalu dan menjadi salah satu pilar utama dalam pelayanan KB di daerah tersebut.

“Pelayanan KB MOW dan MOP ini merupakan bentuk kerja sama antara DP2KBP3A Ciamis dan RSDK yang telah berjalan lama dan terbukti memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).

Baca Juga :  LBH Ansor Kota Banjar Kecam Perusakan Mushola dan Kekerasan terhadap Petani

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, DP2KBP3A menggelar layanan MOW gratis selama tiga hari berturut-turut pada 5, 6, dan 7 Agustus 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di RS Dadi Keluarga dan diikuti puluhan akseptor KB wanita dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Data DP2KBP3A mencatat, hingga awal Agustus 2025, sudah ada 141 akseptor MOW dan 12 akseptor MOP yang memanfaatkan layanan ini.

Jumlah peserta MOW tercatat jauh lebih banyak dibandingkan MOP, fenomena yang menurut Hj. Iyet telah berlangsung sejak lama. Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan 198 peserta MOW.

Meski diberikan secara gratis, layanan MOW dan MOP memiliki sejumlah persyaratan bagi calon peserta.

Di antaranya, usia minimal 30 tahun, memiliki setidaknya dua anak, memperoleh persetujuan dari suami atau keluarga, serta dalam kondisi sehat secara fisik maupun mental.

Baca Juga :  Cabor Tenis Meja Ciamis Targetkan Medali Emas pada Porsenitas

Hj. Iyet menegaskan, tujuan program KB bukanlah melarang masyarakat memiliki anak, melainkan membantu mengatur jarak kehamilan dan jumlah anak sesuai kemampuan keluarga.

“Dengan merencanakan jarak kelahiran, keluarga dapat hidup lebih sejahtera, terencana, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” jelasnya.

Melalui penguatan program ini, Pemkab Ciamis berharap laju pertumbuhan penduduk dapat terkendali.

Lebih dari itu, masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga sebagai investasi jangka panjang demi kesejahteraan bersama.

Program KB MOW dan MOP di Ciamis tidak hanya memberi manfaat kesehatan, tetapi juga menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang lebih berkualitas dan mandiri.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca