
Pelaksanaan agenda Muscab Persis Kecamatan Ciamis akhirnya resmi memunculkan nama pemimpin baru untuk menakhodai organisasi dalam empat tahun ke depan.
Melalui forum khidmat tersebut, Heriadi, S.Pd, secara sah terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Cabang Persis Kecamatan Ciamis periode Tahun 2023-2027.
Momentum krusial bagi reorganisasi tingkat kecamatan ini berlangsung dengan lancar dan kondusif.
Hal itu terungkap pada Musyawarah Cabang yang populer disebut sebagai Muscab Persis Kecamatan Ciamis yang digelar di Aula Masjid Al Ghani, Bang Sawit, Imbanagara, Ciamis, Sabtu, (11/11/2023).
Pertemuan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi seluruh jajaran pengurus dan anggota di wilayah tersebut.
Setelah prosesi pelantikan selesai, ketua terpilih langsung memaparkan pokok pemikiran strategisnya di hadapan para peserta sidang.
Heriadi mengaku akan mencoba menyelaraskan urusan ubudiyah, seperti penegakan syariat islam dan urusan jami’ah dalam hal pengembangan keorganisasian.
Langkah integratif ini dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga muruah pergerakan.
Ringkasan Berita
Visi Strategis Pengurus Baru Muscab Persis Kecamatan Ciamis
Selain fokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan secara internal, jajaran pengurus baru juga berkomitmen untuk memperluas dampak sosial politik organisasi.
Heriadi menuturkan, Persis harus tampil lebih mantap dan elegan dalam hal membuat program-program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas. Pola pendekatan yang inklusif akan mulai diterapkan dalam waktu dekat.
Dalam pidato visi dan misinya, tantangan era digital modern juga menjadi salah satu poin perhatian utama yang diangkat oleh ketua terpilih.
Menurut Heriadi, perkembangan teknologi sudah tidak bisa dihindari lagi oleh seluruh instansi maupun organisasi kemasyarakatan saat ini. Fenomena transformasi global tersebut disikapi secara optimistis demi kemajuan dakwah.
Oleh karena itu, kepengurusan hasil Muscab Persis Kecamatan Ciamis ini akan mencoba memanfaatkan kemajuan teknologi untuk pengembangan organisasi dan kemasyarakatan.
Pemanfaatan platform digital akan dioptimalkan untuk menyebarkan syiar Islam yang moderat. Strategi ini dirancang agar Persis lebih dicintai lagi oleh masyarakat secara luas di era milenial.
Secara administratif, wilayah kerja kepengurusan ini mencakup beberapa basis massa yang cukup potensial di perkotaan Ciamis.
Masih menurut Heriadi, struktur formal dari kepengurusan Muscab Persis Kecamatan Ciamis terdiri dari ranting Desa Imbanagara dan ranting Kelurahan Ciamis.
Penguatan koordinasi antar-ranting ini akan menjadi agenda prioritas dalam seratus hari kerja pertama.
Langkah konsolidasi internal akan segera dilakukan untuk menyamakan persepsi di tingkat akar rumput pasca-pemilihan. Seluruh elemen pengurus ranting diharapkan mampu menjabarkan program kerja pusat ke dalam program lokal yang aplikatif.
Dengan demikian, roda organisasi pasca-Muscab Persis Kecamatan Ciamis dapat langsung bergerak cepat tanpa hambatan teknis yang berarti.
Reorganisasi berkala ini dinilai sangat penting untuk menyuntikkan energi baru ke dalam tubuh lembaga dakwah.
Dinamika kepengurusan yang sehat akan mempermudah adaptasi organisasi terhadap tantangan zaman yang semakin kompleks.
Komitmen kolektif dari seluruh kader menjadi modal utama dalam mewujudkan cita-cita besar perserikatan.
Konsolidasi Jami’ah Pasca Muscab Persis Kecamatan Ciamis
Dukungan penuh dari para kader dan tokoh ulama setempat menjadi fondasi kuat bagi kepengurusan baru dalam mengemban amanah.
Berdasarkan laporan panitia penyeleggara, antusiasme peserta yang menghadiri forum tertinggi tingkat kecamatan ini tergolong sangat tinggi.
Kehadiran para utusan menunjukkan legitimasi yang kuat atas kepemimpinan yang baru terbentuk.
Tercatat, anggota yang hadir pada Muscab Persis Kecamatan Ciamis sekitar 52 orang, ditambah tamu undangan dari masyarakat dan aparat penegak hukum serta pemerintahan setempat.
Kehadiran unsur eksternal ini sekaligus mempertegas sinergi yang baik antara organisasi keagamaan dengan pihak birokrasi. Hubungan harmonis ini diharapkan dapat terus terjaga secara konsisten.
Sinergi yang terbangun pasca-Muscab Persis Kecamatan Ciamis diproyeksikan mampu melahirkan kolaborasi program yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan umat.
Pengurus baru menegaskan siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan mental dan spiritual. Program pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid juga menjadi salah satu wacana yang akan dikaji.
Melalui persatuan yang solid, tantangan seberat apa pun di masa depan diyakini akan dapat dilewati dengan baik. Seluruh rangkaian sidang pleno ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan umat dan kesuksesan para pengurus.
Keberhasilan pelaksanaan Muscab Persis Kecamatan Ciamis ini diharapkan membawa keberkahan bagi kemajuan dakwah Islam di Kabupaten Ciamis.





