
Kompetisi sepak bola antarpelajar paling bergengsi di Kabupaten Ciamis, Liga Pelajar Ciamis “Tut Wuri Handayani Cup” XIX musim 2025/2026, memasuki fase paling menentukan.
Setelah melalui persaingan panjang di babak penyisihan, sebanyak 32 tim terbaik dipastikan saling berhadapan pada babak 16 besar, yang mulai digelar Senin sore, 19 Januari 2026.
Babak gugur ini menjadi titik krusial bagi seluruh peserta, karena kesalahan sekecil apa pun dapat mengakhiri langkah menuju gelar juara.
Seluruh pertandingan babak 16 besar, baik untuk kategori Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), dipusatkan di Lapangan Zipur Panyingkiran, Ciamis.
Ketua Forum Pemuda Galuh selaku operator kompetisi, Adang Ija Sudrajat, menegaskan bahwa fase ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi tim-tim yang lolos dari babak penyisihan.
“Mulai Senin, 19 Januari 2026, babak 16 besar resmi dimulai untuk tingkat SLTP dan SLTA. Ini adalah fase penentuan, karena seluruh tim yang lolos merupakan hasil seleksi dari persaingan yang ketat di fase grup,” ujar Adang, Minggu (18/1/2026).
Liga Pelajar Ciamis edisi ke-19 musim 2025/2026 diikuti oleh 93 sekolah sejak kick off pada 19 September 2025.
Pada babak penyisihan, kompetisi ini melibatkan 34 tim SLTA, 50 tim SLTP, serta 9 tim putri. Setelah melewati fase grup, masing-masing 16 tim SLTP dan 16 tim SLTA berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Di kategori SLTP, tim-tim yang lolos ke fase krusial ini berasal dari berbagai kecamatan dan sekolah unggulan.
Beberapa di antaranya adalah SMP IT Miftahul Huda 2 Bayasari, SMPN 1 Cikoneng (A), SMPN 1 Panumbangan (A dan B), SMPN 1 Panjalu (B), SMPN 1 Baregbeg, SMPN 1 Sadananya.
SMPN 4 Ciamis (A dan B), MTs Janggala Cidolog, SMPN 2 Ciamis (A), SMPN 3 Ciamis, SMPN 1 Ciamis (A dan B), MTsN 1 Panyingkiran Ciamis, serta SMPN 1 Cihaurbeuti.
Juara bertahan SMPN 1 Panumbangan kembali menunjukkan konsistensinya dengan meloloskan dua tim sekaligus ke babak 16 besar.
Hal serupa juga dicapai oleh SMPN 1 Ciamis dan SMPN 4 Ciamis, yang masing-masing menempatkan dua wakilnya di fase gugur.
Sementara itu, persaingan di tingkat SLTA tak kalah sengit. Enam belas tim yang melaju ke babak 16 besar terdiri atas SMAN 1 Ciamis (A), SMKN 1 Rajadesa, SMAN 1 Kawali, SMAN 2 Banjarsari.
SMAN 2 Ciamis, SMKN 1 Panjalu, SMAN 1 Cihaurbeuti (B dan C), SMK Muhammadiyah 2 Banjarsari, SMAN 3 Ciamis (B), SMAN 1 Banjarsari.
SMKN 2 Ciamis, SMAN 1 Rancah, SMK Miftahul Huda 2 Bayasari (A dan B), serta SMAN 1 Cisaga.
Dua sekolah, yakni SMAN 1 Cihaurbeuti dan SMK Miftahul Huda 2 Bayasari, tampil dominan dengan meloloskan dua tim ke babak 16 besar.
Sementara itu, SMAN 1 Ciamis sebagai juara bertahan harus puas hanya mengirimkan satu tim ke fase gugur.
Pada hari pertama babak 16 besar, Senin (19/1/2026) sore, dua pertandingan dijadwalkan membuka rangkaian laga.
Untuk kategori SLTP, SMP IT Miftahul Huda 2 Bayasari akan menghadapi SMPN 1 Cikoneng (A). Selanjutnya, laga tingkat SLTA mempertemukan SMAN 1 Ciamis (A) melawan SMKN 1 Rajadesa.
Adang menambahkan, panitia menargetkan kompetisi dapat berjalan sesuai rencana sehingga pada awal Februari 2026 sudah memasuki babak semifinal dan dilanjutkan ke partai final.
“Seperti tradisi sebelumnya, babak semifinal dan final biasanya digelar di Stadion Galuh Ciamis, yang juga menjadi markas PSGC,” jelasnya.
Sebagai kompetisi yang telah bergulir sejak 2004, Liga Pelajar Ciamis “Tut Wuri Handayani Cup” tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi antarsekolah, tetapi juga berperan penting dalam pembinaan sepak bola usia pelajar di Ciamis.
Turnamen ini tercatat telah melahirkan banyak pemain yang kini berkiprah di berbagai kasta liga nasional.
Dalam lebih dari satu dekade terakhir, hampir seluruh pemain lokal PSGC Ciamis merupakan alumni Liga Pelajar Ciamis.
Bahkan, pemain lokal yang saat ini memperkuat PSGC Ciamis di Liga Nusantara musim 2025/2026 sebagian besar merupakan produk kompetisi pelajar tersebut.
Dengan semakin ketatnya persaingan di babak 16 besar, Liga Pelajar Ciamis musim ini dipastikan menyajikan pertandingan-pertandingan berkualitas sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan sepak bola pelajar di Kabupaten Ciamis.





