Berita

Lubang Misterius Muncul Usai Hujan Deras di Pamarican, Warga Cibenda Geger

Warga Dusun Cibenda RT 02 RW 01, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, mendadak dihebohkan oleh kemunculan sebuah lubang besar di dekat rumah seorang warga bernama Ibu Cicih (56).

Fenomena langka tersebut terjadi pada Selasa (21/10/2025) sore sekitar pukul 16.00 WIB, tak lama setelah wilayah itu diguyur hujan deras.

Lubang misterius yang muncul tiba-tiba itu memiliki diameter sekitar 1,5 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter.

Di dasar lubang tampak genangan air yang perlahan memenuhi rongga tanah tersebut. Kemunculannya yang terjadi secara mendadak membuat warga sekitar terkejut sekaligus penasaran.

Tak butuh waktu lama, lokasi kejadian langsung dipadati warga yang ingin menyaksikan fenomena tak biasa itu secara langsung.

Sejumlah anak-anak pun terlihat ikut berkerumun di sekitar lubang, meski kondisi di lokasi cukup berbahaya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, aparat desa, pihak kecamatan, anggota kepolisian, serta relawan Tagana segera datang ke tempat kejadian guna melakukan langkah pengamanan.

Mereka langsung menutup permukaan lubang menggunakan papan kayu agar tidak ada warga yang terperosok.

“Kami khawatir terjadi sesuatu, apalagi banyak anak-anak yang menonton dari dekat. Maka lubang itu segera kami tutup sementara dengan papan kayu,” ujar Baehaki Efendi, relawan FK Tagana Ciamis di Pamarican, kepada Reportasee.com.

Fenomena Langka Mirip Sinkhole

Baehaki menjelaskan, kejadian seperti ini merupakan yang pertama kali ia temui selama menjadi relawan Tagana di wilayah Pamarican.

Baca Juga :  Abdillah Terpilih Sebagai Korwil Kombo Tasikmalaya Periode 2023-2025

Menurutnya, lubang tersebut menyerupai fenomena alam sinkhole, yakni runtuhan tanah yang membentuk lorong vertikal akibat adanya rongga di bawah permukaan tanah.

“Sejak saya bergabung menjadi relawan Tagana, baru kali ini terjadi peristiwa seperti ini,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pengamatan sementara di lapangan, lubang tersebut diduga terbentuk akibat runtuhnya rongga tanah yang melemah setelah diguyur hujan deras.

Daerah sekitar lokasi kejadian memang dikenal memiliki kontur tanah yang rawan pergeseran.

Baehaki menambahkan, lingkungan RT 01 dan RT 02 RW 02 Dusun Cibenda merupakan area yang beberapa kali mengalami bencana pergerakan tanah.

Kondisi geologis tersebut bahkan telah menjadi perhatian pihak Badan Mitigasi Bencana Geologi (BMKG), yang sebelumnya telah memasang early warning system (sistem peringatan dini bencana) di kawasan tersebut.

Diduga Fenomena Sinkhole Akibat Curah Hujan Tinggi

Kemunculan lubang di Dusun Cibenda itu diperkirakan merupakan fenomena sinkhole alami, yaitu proses runtuhnya tanah secara tiba-tiba akibat terjadinya pelarutan atau kehancuran material bawah tanah.

Baca Juga :  Lewat Program ini, Bapenda Ciamis Hapus Denda PBB-P2

Sinkhole biasanya muncul ketika tanah di permukaan kehilangan daya dukung karena adanya rongga atau erosi bawah tanah, yang diperparah oleh curah hujan tinggi.

Air hujan yang terus meresap ke tanah dapat memperlemah lapisan batuan di bawah permukaan, hingga akhirnya ambrol dan membentuk lubang besar.

Fenomena serupa, meski jarang terjadi di Indonesia, kerap ditemukan di wilayah dengan struktur tanah kapur atau berongga.

Namun, curah hujan ekstrem dan perubahan kondisi tanah akibat aktivitas manusia juga dapat menjadi pemicu.

Hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa ataupun kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.

Aparat setempat bersama tim relawan masih melakukan pemantauan dan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan keamanan area sekitar.

Pemerintah desa mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi lubang dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di musim penghujan yang berisiko meningkatkan aktivitas pergeseran tanah di wilayah itu.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca