Berita

Siasati Kenaikan Harga Bahan Pokok Ciamis, Ratusan Warga Rela Antre Beras Murah Jelang Ramadan!

Advertisements

Kawasan Alun-alun Ciamis mendadak dipadati ratusan warga pada Selasa sore (3/3/2026). Fenomena ini terjadi saat warga berbondong-bondong mengantre dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menyiasati lonjakan harga bahan pokok Ciamis menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polres Ciamis bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Bulog ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan membantu daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean mengular panjang sejak siang hari. Komoditas yang paling menjadi primadona adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Dalam bazar ini, beras SPHP dijual seharga Rp 57.500 per kemasan 5 kilogram.

Baca Juga :  2.410 Pelajar Jawa Barat Dikukuhkan Sebagai Duta Hukum dan HAM

Jika dibandingkan dengan harga bahan pokok Ciamis di pasar tradisional untuk kualitas premium yang mencapai Rp 15.000 per kilogram atau sekitar Rp 75.000 per 5 kg, selisih harga di bazar ini sangat membantu warga.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Harga di sini lebih murah dari pasar. Mudah-mudahan bisa meringankan beban warga,” ujar Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, saat meninjau lokasi.

Advertisements

Selain beras, sejumlah komoditas penting lainnya juga ditawarkan dengan harga di bawah rata-rata pasar. Berikut adalah data fakta harga yang berlaku selama kegiatan:

  • Beras SPHP: Rp 57.500 / 5 kg
  • Beras Premium: Rp 73.000 / 5 kg
  • Daging Sapi: Rp 108.000 / kg (Pasar: Rp 160.000)
  • Daging Ayam: Rp 35.000 / kg (Pasar: Rp 38.000 – Rp 40.000)
  • Telur Ayam: Rp 29.000 / kg
  • Minyakita: Rp 30.000 / 2 liter
  • Gula Pasir: Rp 17.000 / kg
  • Cabai & Bawang: Tersedia dalam paket murah mulai Rp 10.000.
Baca Juga :  Bupati Ciamis Terima Kunjungan Silaturahmi Dua Tokoh Nasional

Pihak Polres Ciamis bersama Bulog telah menyiapkan sedikitnya 2,5 ton beras SPHP untuk kegiatan ini dan berkomitmen menambah stok jika permintaan terus meningkat.

Kapolres menegaskan bahwa kegiatan serupa direncanakan akan berlangsung selama tiga hari untuk menjangkau lebih banyak warga.

“Kami minta masyarakat antre dengan tertib. Semua yang sudah mendapat kupon pasti kebagian,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam pengendalian inflasi daerah selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 2026.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker