5 Fakta Bell’s Palsy, Apakah Sama dengan Penyakit Justin Bieber?

Fakta Bell’s Palsy berikut ini penting untuk Anda ketahui setelah penyakitnya menjadi viral terutama di sosial media Tiktok.

Hal ini bermula dari seorang perempuan asal Tangerang Selatan mendadak viral setelah memposting video dirinya terkena penyakit Bell’s Palsy.

Kondisinya tampak mirip seperti yang Justin Bieber alami yaitu Ramsay Hunt Syndrom.

Di mana kedua penyakit tersebut sama-sama membuat penderitanya mengalami kelumpuhan pada bagian wajah.

Tetapi wanita yang bernama Yulia Zahra itu mengeluhkan wajahnya kaku karena sulit menutup salah satu mata dan bibir kanan hampir tak bisa ia gerakkan.

Karena itulah ketika ia akan senyum justru tidak bisa simetris.

Ketika ia ke dokter saraf, pihak medis berkata pemilik akun bernama @juliyuliaa terkena Bell’s Palsy serta cenderung menjangkit para ibu hamil.

Alasannya terkena penyakit Bell’s Palsy lebih jelas lantaran Yulia tengah dalam kondisi hamil.

Viral Bikin Wajah Wanita Tangsel Kaku, Ini Fakta Bell’s Palsy

Lantaran menjadi viral, banyak warganet kemudian bertanya apa itu Bell’s Palsy?

Bagi Anda yang belum mengetahui informasinya lebih lanjut, silahkan simak fakta Bell’s Palsy selengkapnya berikut ini.

1. Pengertian Bell’s Palsy

Bell’s Palsy adalah kelemahan yang terjadi pada salah satu bagian otot wajah dan sifatnya sementra.

Biasanya sisi wajah yang terserang Bell’s Palsy akan tampak melorot.

Umumnya kondisi tersebut akan terjadi pada pengidap diabetes, wanita hamil serta HIV.

Saraf yang rusak tepat di bagian wajah akan berdampak terhadap indra perasa serta cara tubuh menghasilkan ludah dan air mata.

Penyakit ini akan membuat separuh bagian wajah terlihat terkulai dan senyum pun hanya bisa di satu sisi sedangkan mata di bagian yang terkena menolak menutup.

2. Faktor Risiko Penyakit Bell’s Palsy

Rupanya faktor resiko penyakit Bell’s Palsy terdapat kaitan antara migrain dengan kelemahan di wajah serta anggota gerak.

Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang yang mengidap penyakit migraine kemungkinan berisiko tinggi terkena Bell’s Palsy.

Selain itu, dalam fakta Bell’s Palsy penyakit ini lebih sering terjadi pada kalangan:

 – Orang berumur 15 sampai 60 tahun.

 – Orang dengan penyakit diabetes atau masalah pernapasan pada bagian atas.

 – Ibu hamil terutama pada saat trimester ketiga.

 – Mempunyai infeksi saluran pernapasan atas seperti penyakit pilek atau flu.

3. Penyebab Terjadinya Bell’s Palsy

Sampai sekarang penyebab Bell’s Palsy belum ada informasi secara pasti.

Akan tetapi ada dugaan kondisi tersebut terjadi lantaran saraf yang mengendalikan otot bagian wajah terganggu atau tertekan.

Bukan hanya itu, penyebab kelumpuhan juga karena peradangan infeksi virus.

Ada dugaan jika salah satu virus yang menyebabkan penyakit Bell’s Palsy adalah virus herpes.

4. Gejala Penyakit Bell’s Palsy

Rupanya penyakit satu ini menimbulkan gejala berbeda-beda pada setiap penderitanya.

Kelumpuhan yang terjadi pada sebelah sisi wajah terbagi menjadi dua jenis antara lain:

  • – Jenis kelumpuhan sebagian atau kelemahan otot ringan.

 – Kelumpuhan secara total namun jarang terjadi.

Penyakit Bell’s Palsy membuat mulut dan kedua mata pengidapnya ikut terpengaruh.

Karena itulah kedua bagian ini akan sulit penderitanya buka dan tutup.

5. Diagnosa Bell’s Palsy

AMA mengungkapkan upaya pengobatan akan efektif jika dokter berikan sejak awal.

Mendiagnosis penyakit Bell’s Palsy  sama halnya dengan proses eliminasi.

Pihak dokter akan mencari kondisi lain yang menyebabkan kondisi kelumpuhan pada wajah seperti stroke, penyakit tumor ataupun Lype.

Selain itu dokter juga akan menilai otot wajah guna menentukan apakah ada saraf lain selain saraf pada wajah yang ikut terpengaruh.

Itulah beberapa fakta Bell’s Palsy yang saat ini tengah viral di sosial media Tiktok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *