
Perjalanan panjang PSGC Ciamis dalam kompetisi sepak bola nasional kembali memasuki fase krusial. Setelah empat musim berturut-turut selalu berada di ambang promosi, manajemen dan tim kini menatap Liga Nusantara 2025/2026 dengan optimisme yang lebih besar.
Keyakinan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, MM, yang juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) PSGC Ciamis.
Bupati Herdiat mengakui bahwa dalam empat musim terakhir, PSGC selalu finis di posisi yang sangat dekat dengan tiket promosi ke Liga 2.
Rinciannya, tiga musim dilalui di ajang Liga 3 Nasional, sementara satu musim lainnya dijalani di Liga Nusantara yang sebelumnya juga bernama Liga 3 Nasional.
Meski belum berhasil menembus kasta kedua sepak bola nasional, konsistensi tersebut dinilai menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan PSGC.
“Empat tahun berturut-turut PSGC selalu berada di posisi nyaris lolos promosi ke Liga 2. Dengan performa tim yang terus menunjukkan peningkatan, kami optimis musim ini PSGC bisa promosi ke kasta yang lebih tinggi,” ujar Bupati Herdiat, Kamis (18/12/2025).
Optimisme tersebut tidak muncul tanpa dasar. Bupati Herdiat menilai penampilan PSGC Ciamis selama putaran pertama babak penyisihan Grup B Liga Nusantara 2025/2026 menunjukkan perkembangan yang positif.
Pada dua laga awal, PSGC memang belum meraih kemenangan dan hanya mampu bermain imbang. Namun, seiring berjalannya kompetisi, performa tim perlahan meningkat.
Dari lima pertandingan putaran pertama, PSGC berhasil mengumpulkan sembilan poin. Catatan tersebut diraih melalui dua kemenangan dan tiga kali hasil imbang.
Dengan raihan sembilan poin, PSGC menempati posisi kedua klasemen sementara Grup B. Posisi puncak klasemen sementara ditempati Pekanbaru FC yang juga mengoleksi sembilan poin, namun unggul dalam catatan head to head sesuai regulasi PSSI.
“Secara selisih gol, PSGC sebenarnya unggul. Kami mencetak sembilan gol dan kebobolan empat gol. Namun, karena aturan PSSI mengutamakan head to head, Pekanbaru FC berada di peringkat pertama,” jelas Bupati Herdiat.
Selain performa tim secara keseluruhan, PSGC Ciamis juga mencatatkan prestasi individu yang membanggakan.
Salah satu pemainnya, Shahih Elang Rishyanti, tampil tajam sepanjang putaran pertama dengan mencetak enam gol dari lima pertandingan.
Torehan tersebut menjadikannya sebagai top skor sementara Grup B Liga Nusantara 2025/2026.
Bupati Herdiat menilai kontribusi para pemain, baik secara individu maupun kolektif, menjadi indikator bahwa PSGC memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh.
Ia optimistis tim berjuluk Laskar Singacala mampu tampil lebih dominan pada putaran kedua hingga putaran ketiga fase grup.
“Dengan semangat tim yang terjaga dan kerja keras seluruh pemain serta ofisial, kami yakin PSGC bisa tampil lebih baik di putaran berikutnya. Target kami jelas, promosi ke Liga 2,” tegasnya.
Untuk mendukung fokus tim, PSGC Ciamis menjalani fase grup Liga Nusantara 2025/2026 dengan bermarkas di Solo selama kurang lebih dua bulan.
Selama periode tersebut, seluruh konsentrasi tim diarahkan pada pertandingan babak penyisihan, mulai dari putaran pertama hingga putaran ketiga.
Usai menyelesaikan lima laga putaran pertama, PSGC kini bersiap menghadapi putaran kedua.
Laga perdana akan mempertemukan PSGC Ciamis dengan Perserang Serang di Stadion Sriwaru, Solo, pada Jumat (19/12/2025) sore, dengan jadwal kick-off pukul 15.00 WIB.
Menjelang laga tersebut, Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Arief Budiman, mengungkapkan bahwa timnya harus kehilangan tiga pemain.
Akmal dan Rifki dipastikan absen karena masih mengalami cedera, sementara Robby Gerson Taniyauw tidak dapat diturunkan akibat akumulasi kartu.
“Kami memang kehilangan beberapa pemain. Akmal dan Rifki masih dalam masa pemulihan, sedangkan Robby absen karena akumulasi kartu. Namun, pemain lainnya dalam kondisi siap bertanding,” ujar Arief Budiman.
Menghadapi Perserang, PSGC dipastikan melakukan sejumlah penyesuaian.
Hasil imbang 1-1 pada pertemuan pertama menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih untuk menyusun strategi yang lebih efektif pada putaran kedua.
“Tentu ada perbaikan strategi dan rotasi pemain. Ini dilakukan untuk menyesuaikan kondisi kebugaran dan kebutuhan tim,” tambahnya.
Bupati Herdiat pun mengajak seluruh masyarakat Ciamis dan pendukung PSGC untuk terus memberikan dukungan moral kepada tim.
Ia menilai doa dan semangat dari suporter menjadi bagian penting dalam perjuangan PSGC mewujudkan target promosi.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh warga Tatar Galuh agar PSGC bisa meraih hasil terbaik dan mewujudkan impian promosi ke Liga 2 musim ini,” pungkasnya.
Dengan konsistensi performa, dukungan manajemen, serta semangat juang pemain yang terus terjaga, PSGC Ciamis kini berada di jalur yang diharapkan mampu mengakhiri penantian panjang dan melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.





