Berita

DP2KBP3A Ciamis Sosialisasikan Siperindu untuk Deteksi Dini Masalah Kependudukan

DP2KBP3A Ciamis menghadirkan Tim dari Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Nuraeni, S.Si., M.Stat., sebagai narasumber.

DP2KBP3A Kabupaten Ciamis terus memperkuat upaya pengendalian penduduk melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis data.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan sosialisasi Sistem Peringatan Dini Pengendalian Penduduk (Siperindu), Kamis (04/12/2025), bertempat di Gedung Korpri Kabupaten Ciamis.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap pentingnya deteksi dini permasalahan kependudukan.

Melalui Siperindu, pemerintah daerah diharapkan mampu mengidentifikasi potensi persoalan kependudukan sejak awal, sehingga kebijakan dan program yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan berdampak jangka panjang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur strategis, di antaranya perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Kemudian Ketua IBI Kabupaten Ciamis, Ketua IPKB Kabupaten Ciamis, serta akademisi dari Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dan STIKes Muhammadiyah Ciamis.

Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengatasi isu kependudukan secara terintegrasi.

DP2KBP3A Ciamis menghadirkan Tim dari Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Nuraeni, S.Si., M.Stat., sebagai narasumber.

Baca Juga :  Tragis! FT Tewas Dilempar Batu saat Berkendara di Dini Hari

Nuraeni memaparkan materi mengenai pemanfaatan data Siperindu sebagai sistem peringatan dini sekaligus sebagai dasar dalam penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) di daerah.

Dalam arahannya, Sekretaris DP2KBP3A Ciamis, Ir. Hj. Helmi Lestari, M.Si., menegaskan, Siperindu merupakan sistem strategis yang dikembangkan oleh BKKBN untuk membantu pemerintah pusat dan daerah dalam perencanaan kependudukan.

Menurutnya, Siperindu berfungsi sebagai pusat data kependudukan yang selalu diperbarui dan dapat digunakan sebagai alat pemantauan implementasi kebijakan pembangunan kependudukan di daerah.

“Melalui Siperindu, BKKBN dapat melihat sejauh mana kepala daerah yang mengakses aplikasi telah menerapkan solusi yang terdapat dalam grand desain pembangunan kependudukan,” ujarnya saat membuka kegiatan sosialisasi.

Hj. Helmi Lestari menambahkan, keberadaan Siperindu sangat penting sebagai instrumen deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah kependudukan, seperti ketidakseimbangan jumlah penduduk, struktur umur, maupun persebaran penduduk.

Sistem ini juga dilengkapi dengan rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kepala daerah dalam mengambil keputusan strategis.

Baca Juga :  RSUD Ciamis Canangkan Layanan Kemoterapi dan Jantung Mulai 2026

“Dengan sistem ini, permasalahan kependudukan di daerah dapat dikenali lebih awal. Harapannya, melalui sosialisasi kepada seluruh OPD, pemanfaatan Siperindu dapat berjalan optimal dan berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, Nuraeni menjelaskan bahwa SIPERINDU merupakan sarana untuk memperkenalkan dan melatih penggunaan Sistem Informasi Peringatan Dini Pengendalian Penduduk kepada berbagai pihak, termasuk kader, petugas penyuluh, serta pemangku kepentingan lainnya.

Tujuan utamanya adalah memanfaatkan data kependudukan sebagai peringatan dini terhadap potensi masalah kependudukan.

“Dengan data tersebut, pemerintah daerah dapat merancang dan melaksanakan program pengendalian penduduk yang lebih tepat sasaran dan efektif,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penerapan Siperindu di daerah diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam melakukan intervensi terhadap potensi dan permasalahan pengendalian penduduk.

Dengan dukungan data yang akurat dan terintegrasi, kebijakan kependudukan di Kabupaten Ciamis diharapkan dapat lebih adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca