
DKUKMP Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor industri kecil dan menengah (IKM).
Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan pembinaan serta peningkatan kapasitas SDM bagi pelaku usaha industri hasil tembakau.
Kegiatan pembinaan ini resmi dibuka Senin (28/7/2025) di salah satu hotel di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dan akan berlangsung selama tiga hari.
Sebanyak 40 pelaku industri hasil tembakau dari berbagai kecamatan di Ciamis mengikuti pelatihan ini dengan antusias.
Kepala DKUKMP Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, menegaskan bahwa pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan teknis dan wawasan bisnis para pelaku industri tembakau.
“Program ini kami rancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam teknik produksi, menciptakan SDM yang handal, serta mendorong terciptanya produk yang berkualitas tinggi dan berdaya saing,” ujar Dadan.
Ia menambahkan, dengan meningkatnya kualitas produksi, para pelaku industri kecil tembakau diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Menurut Dadan, Kabupaten Ciamis memiliki potensi industri hasil tembakau yang cukup signifikan.
Saat ini tercatat terdapat empat unit usaha rokok sigaret kretek tangan (SKT) yang tersebar di beberapa kecamatan.
Yaitu dua unit di Kecamatan Ciamis, satu di Kecamatan Sukadana, dan satu di Kecamatan Lakbok.
Selain itu, terdapat 21 pelaku usaha pengeringan tembakau yang berada di tiga kecamatan: Pamarican, Banjarsari, dan Purwadadi.
Keberadaan mereka menjadi bagian penting dari rantai pasok industri tembakau di daerah ini.
Dadan berharap, melalui pembinaan ini, industri tembakau di tingkat lokal dapat lebih kompetitif, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian daerah.
“Kami optimis, jika industri kecil dan menengah di sektor ini semakin kuat, maka pertumbuhan ekonomi di daerah pun akan meningkat dan berkontribusi bagi perekonomian nasional,” pungkasnya.
Program pembinaan ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemkab Ciamis dalam mendukung sektor industri kecil dan menengah melalui pengembangan SDM yang terampil dan profesional.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, industri hasil tembakau lokal diharapkan mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di pasar nasional.





