
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ciamis, H. Didi Sukardi, S.E., menegaskan bahwa partai politik bukanlah milik seorang ketua, melainkan milik seluruh kader dan simpatisannya.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah (Musda) VI PKS Ciamis yang berlangsung pada Sabtu, 6 September 2025, di Aula KDS Center, Saung Sawa, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Dalam kesempatan itu, Didi yang terpilih kembali sebagai Ketua DPD PKS Ciamis untuk periode 2025–2031, menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam perjuangan politik.
Menurutnya, jabatan hanya bersifat sementara, sementara yang harus diwariskan adalah semangat perjuangan untuk melayani masyarakat.
“Para kader PKS berjuang bukan untuk berebut kursi, tetapi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Partai ini bukan milik ketua, tetapi milik semua kader. Saya tidak mewariskan harta untuk anak-anak saya, melainkan mewariskan estafet perjuangan,” ujar Didi dalam pidatonya.
Selain menegaskan filosofi kepemimpinan tersebut, Didi juga mengingatkan bahwa PKS memiliki tiga komitmen utama yang harus dijaga.
Pertama, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) kader; kedua, pemberdayaan ekonomi bagi kader; dan ketiga, penyamaan visi partai agar sejalan dengan arah perjuangan nasional PKS.
Dalam Musda kali ini, PKS Ciamis juga menargetkan peningkatan jumlah kursi legislatif pada periode mendatang.
Saat ini, PKS memiliki lima kursi di DPRD Ciamis, namun Didi menargetkan bisa meraih sembilan kursi pada pemilu berikutnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, pembentukan perangkat pengurus baru beserta penyusunan program kerja menjadi salah satu langkah strategis yang dilakukan melalui Musda VI ini.
Musyawarah Daerah VI DPD PKS Ciamis mengusung tema “Kokoh Bersama Majukan Ciamis untuk Indonesia.”
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPW PKS Jawa Barat, Iwan Suryawan, S.Sos., sejumlah tokoh senior PKS Ciamis, serta ratusan kader dari jajaran pengurus DPD hingga DPC.
Kehadiran mereka semakin menguatkan solidaritas internal partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan.





