
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Resto & Kafe Saung Sawah, Dusun Cipaku, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Sabtu (6/9/2025).
Forum politik lima tahunan ini menghadirkan jajaran pengurus dari seluruh kecamatan serta tokoh penting PKS Jawa Barat.
Musda VI PKS Ciamis diikuti para pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dari 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis.
Selain itu, hadir pula jajaran Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Etik Daerah (DED), dan pengurus DPD PKS Ciamis.
Acara semakin semarak dengan kehadiran Ketua DPW PKS Jawa Barat, H. Iwan Suryawan, S.Sos., atau yang akrab disapa Abah Iwan.
Musda kali ini juga menjadi ajang pelantikan pengurus baru DPD PKS Ciamis, MPD, dan DED untuk periode 2025–2030.
Ketua DPD PKS Ciamis, H. Didi Sukardi, S.E., menegaskan bahwa Musda VI bukan sekadar agenda rutin partai, melainkan momentum penting untuk memperkuat fondasi organisasi.
Menurutnya, ada tiga fokus utama yang ditekankan dalam forum ini: penguatan struktur, optimalisasi kaderisasi, serta peningkatan peran kader di tengah masyarakat.
“Intinya, Musda ini menjadi wadah untuk menyatukan visi, memperkuat ukhuwah, dan menyiapkan strategi menuju kemenangan PKS di Kabupaten Ciamis,” ujar Didi Sukardi, didampingi Sekretaris DPD PKS Ciamis, Ely Romli.
Didi menjelaskan bahwa kaderisasi harus menjadi perhatian serius agar keberlangsungan dakwah dan perjuangan politik PKS tetap terjaga.
Dengan struktur yang solid dan kader yang militan, ia meyakini PKS dapat semakin hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial, pendidikan, dakwah, hingga pemberdayaan ekonomi.
Menurut Didi, Musda adalah ruang bagi kader untuk meneguhkan niat, menyatukan langkah, serta merajut harapan baru bersama masyarakat.
Lebih dari itu, forum ini diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang memberi manfaat luas, tidak hanya bagi PKS, tetapi juga bagi masyarakat Ciamis.
“Musda bukan hanya seremonial belaka, tetapi ikhtiar besar menghadirkan kepemimpinan yang amanah. Dari forum ini, kita ingin melahirkan keputusan-keputusan yang membawa keberkahan,” tegas Didi yang juga akrab disapa KDS.
Ia menambahkan, Ketua Majelis Syuro PKS memberikan pesan khusus terkait pentingnya mempersiapkan regenerasi dan estafet dakwah sebagai agenda strategis ke depan.
Dalam pidatonya, Didi juga mengingatkan seluruh kader untuk menyingkirkan perbedaan yang berpotensi melemahkan ukhuwah.
Ia mengibaratkan kebersamaan dalam perjuangan seperti akar-akar kecil yang saling menguatkan hingga tumbuh menjadi pohon besar dan kokoh.
“Mari kita satukan kekuatan. Ingatlah, pohon besar tumbuh karena akar-akar kecil yang saling menguatkan,” pesannya.
Mengusung tema “Kokoh Bersama, Majukan Ciamis untuk Indonesia”, Musda VI PKS Ciamis menegaskan komitmen partai untuk terus melayani masyarakat dengan kerja nyata.
“Tema ini adalah penegasan bahwa politik bagi PKS bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan jalan pengabdian. Setiap kader harus menjadi teladan, hadir dengan kepedulian, dan menawarkan solusi bagi masyarakat,” pungkas Didi.





