
Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi menggelar Musrenbang untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, bertempat di Aula Bappeda Ciamis, Rabu (21/5/2024).
Musrenbang kali ini menjadi bagian penting dari proses perencanaan yang bertujuan merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan lima tahun ke depan.
Tidak hanya dihadiri secara langsung, sejumlah Kepala OPD dan para Camat se-Kabupaten Ciamis turut serta secara virtual, menunjukkan komitmen kuat seluruh jajaran pemerintahan untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah.
Dalam pidato pembukaannya, Bupati Herdiat menyampaikan bahwa forum Musrenbang ini dirancang untuk membahas dan memperdalam draf RPJMD yang telah disusun sebelumnya.
Pembahasan ini mencakup penajaman strategi, penyelarasan kebijakan, serta klarifikasi terhadap tujuan dan sasaran pembangunan yang ingin dicapai.
“RPJMD kali ini mengangkat tema ‘Sinergi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan’.
Ini bukan sekadar jargon, tetapi menjadi kompas utama untuk memanfaatkan seluruh potensi daerah secara optimal dengan pendekatan inovatif dan berbasis teknologi,” ujar Herdiat.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi fokus pembangunan ke depan.
Di antaranya adalah penguatan sektor pertanian, pengembangan pendidikan agama, peningkatan kapasitas UMKM, pembangunan ekonomi desa, perluasan destinasi wisata, serta pemberdayaan pemuda melalui wirausaha mandiri.
Menurutnya, program-program tersebut lahir dari analisa potensi lokal dan peluang strategis yang dimiliki Kabupaten Ciamis.
“Kami ingin program ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, menciptakan nilai tambah ekonomi, serta membentuk karakter daerah yang berdaya saing,” tambahnya.
Namun Herdiat juga menggarisbawahi bahwa seluruh rencana ambisius tersebut tidak bisa terwujud tanpa dukungan sumber daya yang memadai, terutama dari sisi anggaran.
Ia menekankan pentingnya sinergi antar-stakeholder untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan efisiensi pengelolaan sumber daya.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, OPD, pelaku usaha, dan pihak swasta untuk bersama-sama menciptakan inovasi guna mendongkrak PAD. Ini menjadi kunci menuju kemandirian fiskal yang kita cita-citakan,” jelasnya.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi pembangunan yang kuat, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Harapannya, RPJMD 2025–2029 dapat menjadi instrumen efektif dalam mengarahkan pembangunan yang berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan generasi mendatang.
Kegiatan Musrenbang RPJMD ini akan menjadi dasar penting dalam menyusun peraturan daerah yang mengatur strategi pembangunan lima tahunan.
Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat, Ciamis menatap masa depan sebagai daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tapi juga tangguh secara sosial dan ekonomi.





