
Dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme pelatih sepak bola di daerah, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Ciamis resmi menggelar Kursus Pelatih Sepak Bola Lisensi D, yang diikuti sebanyak 30 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, MM, yang juga menjabat sebagai CEO PSGC Ciamis, di Aula KONI Ciamis, Sabtu (11/10/2025) siang.
Kursus ini menjadi bagian dari program kerja PSSI Ciamis tahun 2025 dan merupakan langkah nyata untuk mencetak pelatih-pelatih muda yang kompeten dan berlisensi.
Meningkatkan SDM Sepak Bola Lewat Sertifikasi Kepelatihan
Ketua PSSI Kabupaten Ciamis, Asep Dedi Herdiana, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan kursus ini merupakan salah satu bentuk komitmen Askab PSSI untuk memperkuat fondasi pembinaan sepak bola di tingkat lokal.
Menurutnya, kursus lisensi D tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari hampir seluruh kecamatan di Ciamis dan akan berlangsung selama enam hari dengan sistem akhir pekan — yakni setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.
“Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan pembekalan teori dan praktik langsung dari instruktur nasional berpengalaman di bidang kepelatihan sepak bola,” jelas Asep Dedi.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, pihaknya berharap muncul generasi pelatih baru yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara profesional di lapangan.
“Kami ingin melahirkan pelatih-pelatih berkompeten yang siap membina generasi muda dan membawa Ciamis berprestasi di kancah sepak bola nasional,” ujarnya penuh optimisme.
Peserta dari 27 Kecamatan, Didominasi Guru Olahraga dan Pelatih Sekolah
Sebanyak 30 peserta kursus berasal dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. Mayoritas di antaranya merupakan guru olahraga yang aktif melatih di sekolah, serta pelatih yang sudah bergabung di Sekolah Sepak Bola (SSB) lokal.
Beberapa peserta juga diketahui tengah membina tim sekolah yang berkompetisi di ajang Liga Pelajar Ciamis “Tut Wuri Handayani Cup”, sebuah event tahunan yang menjadi bagian penting dalam pembinaan sepak bola usia dini di Tatar Galuh.
Dengan keberagaman latar belakang peserta, kursus ini diharapkan mampu memperkaya pengalaman dan memperluas jaringan pelatih di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.
Bupati Herdiat: Pelatih Adalah Kunci Kemajuan Sepak Bola
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kursus lisensi D ini.
Ia menilai kegiatan tersebut merupakan langkah konkret dalam membangkitkan semangat dan profesionalisme pelatih di daerah.
“Pelatih itu kunci utama. Sebagus apa pun pemainnya, tanpa arahan yang tepat dari pelatih, sulit bagi tim untuk berkembang,” tegas Bupati Herdiat di hadapan para peserta.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara teknik dan fisik dalam dunia sepak bola. Menurutnya, kemampuan teknis yang baik harus diiringi dengan kondisi fisik yang prima agar performa pemain bisa maksimal.
“Sebagus apa pun pelatih dan pemainnya, kalau fisiknya lemah, ya tidak akan maksimal. Jadi teknik dan fisik harus seimbang,” tambahnya.
Pembinaan Berjenjang, Fondasi Keberhasilan Sepak Bola Daerah
Lebih jauh, Bupati Herdiat mengingatkan bahwa tidak ada keberhasilan instan dalam dunia sepak bola. Prestasi besar hanya bisa dicapai melalui pembinaan jangka panjang dan terstruktur, dimulai sejak usia dini.
Ia berharap kursus lisensi D ini dapat menjadi langkah awal dalam mencetak pelatih-pelatih muda potensial yang mampu membina pemain sejak usia dasar.
“Saya berharap melalui kursus ini akan lahir pelatih-pelatih hebat yang mampu membina bibit muda berbakat — calon pemain PSGC masa depan. Semuanya dimulai dari sini,” ujarnya penuh semangat.
Selain itu, Bupati juga mengajak para peserta untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh.
“Apa yang disampaikan oleh para instruktur harus dipahami dengan baik. Jangan hanya formalitas, tapi benar-benar diterapkan di lapangan nanti,” pesannya.
Membangun Harapan Baru untuk Sepak Bola Ciamis
Kursus pelatih lisensi D ini menjadi simbol kebangkitan semangat sepak bola Ciamis. Dengan pelatih-pelatih berlisensi di setiap kecamatan, diharapkan pembinaan pemain muda bisa berjalan lebih efektif dan merata.
Bupati Herdiat menegaskan bahwa kemajuan sepak bola daerah tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan sarana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.
“Intinya para peserta harus tetap semangat meskipun dalam segala kekurangan dan keterbatasan. Insya Allah, kalau setiap klub di tiap kecamatan punya pelatih berlisensi, sepak bola Ciamis akan maju,” tuturnya penuh harap.
Langkah Menuju Profesionalisme dan Prestasi
Melalui kegiatan ini, Askab PSSI Ciamis menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem pembinaan yang profesional dan berkelanjutan.
Sertifikasi pelatih bukan hanya formalitas, tetapi merupakan wujud kesadaran bahwa SDM berkualitas adalah pondasi utama prestasi sepak bola daerah.
Dengan dukungan pemerintah daerah, semangat para pelatih, serta kolaborasi antar sekolah dan komunitas sepak bola, harapan akan lahirnya generasi emas sepak bola Ciamis tampaknya bukan lagi sekadar impian.





