Berita

Lewat Simposium Kesehatan, RS Al Arif Ciamis Bekali 200 Nakes dengan Ilmu Terbaru

Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan, Rumah Sakit Al Arif Ciamis menggelar Simposium Kesehatan bertema “Satu Nafas Tiga Generasi: Sinergi Awal Kehidupan Hingga Dewasa”, pada Sabtu (11/10) di Hotel Tyara Plaza Ciamis.

Acara ini menjadi wadah pembelajaran penting bagi 200 tenaga kesehatan (nakes) yang terdiri dari dokter, bidan, dan perawat dari 37 puskesmas se-Kabupaten Ciamis.

Wadah Pembelajaran bagi Tenaga Kesehatan Daerah

Kegiatan ilmiah tersebut menghadirkan para dokter spesialis terkemuka sebagai narasumber, di antaranya dr. Muhammad Reza Hidayat, Sp.OG (Spesialis Kandungan dan Kebidanan), dr. Erny Rachmawati Triwardhani, Sp.A (Spesialis Anak).

dr. Erni Noviani, Sp.An-Ti (Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif), dr. Setyo Raharjo, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam), dan dr. Gun Gun Gunawan, Sp.B (Spesialis Bedah).

Para pemateri memberikan pembaruan ilmu seputar kesehatan ibu, bayi, hingga penanganan medis usia dewasa, yang dikemas dengan pendekatan lintas disiplin.

Topik yang dibahas menekankan pentingnya sinergi antara berbagai bidang medis agar pelayanan kesehatan di tingkat dasar dapat lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dihadiri Pejabat dan Tokoh Kesehatan Ciamis

Simposium ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Direktur RSUD Ciamis, serta Direktur RSUD Kawali, yang menunjukkan kuatnya dukungan antar lembaga kesehatan dalam memperkuat sistem layanan kesehatan di daerah.

Kolaborasi lintas institusi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Ciamis secara menyeluruh.

Direktur RS Al Arif: Edukasi Medis adalah Kunci

Direktur RSU Al Arif, dr. Aditia Nugraha, yang juga menjadi penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa simposium ini digelar sebagai bentuk nyata komitmen rumah sakit dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

Baca Juga :  496 Peserta KKN Unigal 2024 Siap Berkontribusi Membangun Desa di Ciamis

“Simposium ini kami rancang khusus bagi tenaga kesehatan, terutama bidan, agar lebih siap menghadapi kasus-kasus yang berkaitan dengan keselamatan ibu dan bayi. Dengan pemahaman yang lebih baik, risiko kematian ibu dan bayi dapat ditekan,” jelas dr. Aditia seusai acara.

Ia menambahkan bahwa pelatihan dan pembaruan pengetahuan medis sangat dibutuhkan agar para nakes mampu mengidentifikasi kondisi berisiko sejak dini serta melakukan penanganan sesuai standar prosedur yang berlaku.

Persiapan Kehamilan dan Perawatan Awal Jadi Fokus Utama

Selain membahas tatalaksana medis, simposium juga menyoroti pentingnya persiapan kehamilan yang matang dan perawatan menyeluruh sejak masa prenatal.

Menurut dr. Aditia, pemahaman ibu hamil tentang kesehatan dirinya dan janin berperan besar dalam mencegah komplikasi yang berujung pada kematian ibu maupun bayi.

“Persiapan kehamilan yang matang serta pengetahuan mengenai perawatan selama kehamilan merupakan kunci menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Dengan pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir—mulai dari masa kehamilan, kelahiran, hingga tumbuh kembang anak—RS Al Arif berharap tenaga kesehatan di daerah dapat memberikan layanan yang lebih proaktif dan preventif.

Dukungan Teknologi Modern di RS Al Arif

Untuk mendukung peningkatan mutu layanan, RS Al Arif kini telah dilengkapi dengan alat USG 4 dimensi dan USG transvaginal. Fasilitas ini memungkinkan dokter untuk mendeteksi kondisi kehamilan dan janin dengan lebih detail serta memantau kesehatan kandungan secara komprehensif.

Baca Juga :  Pengurus KONI Ciamis Dilantik, Wabup Yana Harapkan Olahraga Ciamis Dapat Semakin Terdepan

“Kehadiran peralatan modern tersebut merupakan upaya kami meningkatkan daya dukung rumah sakit agar mampu memberikan layanan lebih cepat, tepat, dan aman bagi ibu hamil serta bayi,” terang dr. Aditia.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi RS Al Arif dalam memperkuat peran rumah sakit bukan hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat edukasi medis di wilayah Priangan Timur.

Membangun Sinergi Tiga Generasi

Tema “Satu Nafas Tiga Generasi” diangkat sebagai simbol kesinambungan layanan kesehatan dari masa kehamilan hingga dewasa.

Konsep ini menekankan pentingnya kolaborasi tenaga medis dalam menjaga kualitas kesehatan lintas generasi—dimulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak, hingga orang dewasa produktif.

Kegiatan tersebut tidak hanya memperluas wawasan para peserta, tetapi juga memperkuat jejaring komunikasi antarprofesi medis di Kabupaten Ciamis.

Melalui forum seperti ini, tenaga kesehatan diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih humanis, berbasis ilmu pengetahuan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan terselenggaranya simposium ini, RS Al Arif Ciamis menegaskan posisinya sebagai lembaga yang aktif dalam pengembangan kapasitas tenaga medis dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Ke depan, rumah sakit ini berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan tenaga medis dalam mewujudkan masyarakat Ciamis yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

“Kami ingin menjadikan kegiatan seperti ini sebagai agenda rutin. Ilmu medis terus berkembang, dan para tenaga kesehatan harus terus mengikuti agar layanan kepada masyarakat semakin baik,” tutup dr. Aditia.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca