
Peta persaingan politik menjelang pesta demokrasi di tatar galuh kini semakin mengerucut dan menampilkan dominasi satu figur kuat.
Lembaga survei terkemuka, Poltracking Indonesia, baru saja merilis data riset terbaru mengenai dinamika elektabilitas para tokoh.
Hasilnya, sang petahana berhasil unggul telak, sementara nama-nama lain yang masuk dalam Bursa Calon Bupati Ciamis harus berjuang ekstra keras.
Kabar kurang menggembirakan ini salah satunya harus diterima oleh Nanang Permana.
Berdasarkan hasil riset ilmiah yang dirilis oleh Poltracking Indonesia tersebut, elektabilitas Calon Bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berada di posisi yang kurang menguntungkan.
Angka popularitas serta keterpilihan Nanang tercatat masih sangat jauh dari posisi puncak dalam konstelasi Bursa Calon Bupati Ciamis.
Ringkasan Berita
Dominasi Mutlak Petahana di Tataran Publik
Dalam rilis resmi Poltracking, elektabilitas Nanang Permana tercatat hanya mampu menyentuh angka 6,4% dari total responden yang disurvei.
Angka yang relatif kecil ini menempatkan Ketua DPRD Ciamis tersebut di peringkat kedua.
Posisi Nanang langsung tertinggal sangat jauh dari sang petahana, Herdiat Sunarya, yang kokoh memimpin puncak Bursa Calon Bupati Ciamis dengan raihan 60,2% suara.
Lebih lanjut, tim peneliti dari lembaga survei nasional tersebut juga melakukan simulasi head-to-head atau pertarungan dua calon secara langsung.
Sayangnya, dalam skenario tersebut, elektabilitas Nanang Permana tetap belum mampu mendongkrak performanya secara signifikan.
Ketika dihadapkan langsung secara satu lawan satu dengan Herdiat Sunarya, Nanang hanya meraup 11% dukungan, sementara mayoritas masyarakat tetap menjatuhkan pilihan pada petahana.
Ketimpangan angka yang sangat mencolok ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik dari kubu penantang masih memerlukan evaluasi total.
Mengingat pelaksanaan pemungutan suara yang semakin dekat, momentum ini menjadi alarm keras bagi mesin partai pengusung non-petahana untuk segera merombak strategi mereka di lapangan.
Peta Kekuatan Figur di Bursa Calon Bupati Ciamis
Tidak hanya Nanang Permana yang harus menerima kenyataan pahit dari rilis survei kali ini. Sejumlah nama beken lainnya yang digadang-gadang bakal meramaikan persaingan dalam Bursa Calon Bupati Ciamis juga terpental dengan persentase yang jauh lebih kecil.
Berikut adalah rincian lengkap tingkat keterpilihan para tokoh berdasarkan data resmi Poltracking Indonesia:
| Nama Tokoh / Kandidat | Persentase Elektabilitas |
| Herdiat Sunarya (Petahana) | 60,2% |
| Nanang Permana | 6,4% |
| Asep Ahmad Maoshul Affandy | 4,4% |
| Yana Diana Putra | 2,8% |
| Agun Gunandjar | 2,1% |
| Didi Sukardi | 1,8% |
| Anjar Asmara | 1,5% |
| Nonop Hanafi | 1,3% |
| Iing Syam Arifin | 1,0% |
| Pipin Arif Apilin | 0,5% |
Melihat sebaran angka di atas, hampir seluruh kandidat alternatif yang muncul dalam Bursa Calon Bupati Ciamis masih berada di bawah angka 5%.
Hal ini menandakan bahwa magnet politik serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap petahana masih terlalu kuat bagi masyarakat tatar galuh saat ini.
Respons Golkar: Sinyal Kuat Rekomendasi DPP
Menanggapi rilis ilmiah tersebut, internal partai pengusung petahana langsung menunjukkan respons yang sangat positif.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Trian Slamet, mengaku sangat puas dengan tren positif yang dipaparkan oleh lembaga Poltracking Indonesia.
Baginya, angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan bukti nyata penerimaan masyarakat terhadap kepemimpinan yang ada.
Trian menilai hasil riset tepercaya ini sebagai wujud konkret dari tingginya kepercayaan rakyat terhadap kinerja nyata Herdiat Sunarya.
Selama satu periode kepemimpinannya, sang petahana dianggap berhasil menjaga stabilitas ekonomi serta akselerasi pembangunan daerah.
Oleh karena itu, dominasi sang petahana dalam Bursa Calon Bupati Ciamis diprediksi akan terus bertahan stabil hingga hari pencoblosan nanti.
Menurut Trian, dengan modal elektoral yang sedemikian masif, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar kemungkinan besar tidak akan ragu lagi dalam menurunkan rekomendasi resmi.
Pihak beringin dipastikan bakal mengusung kembali Herdiat Sunarya sebagai motor utama untuk mengamankan kemenangan mutlak.
“Hasil kerja beliau selama ini memang terbukti mampu membawa kemajuan yang signifikan di Kabupaten Ciamis,” pungkas Trian dengan nada optimis saat diwawancarai oleh awak media.
Dengan konformasi data ini, dinamika politik seputar Bursa Calon Bupati Ciamis dipastikan akan semakin menarik untuk diikuti.
Apakah kubu lawan mampu menciptakan strategi kejutan di sisa waktu yang ada untuk meruntuhkan dominasi ini, ataukah jalan mulus petahana menuju periode kedua sudah benar-benar tidak terbendung lagi?
Kita tunggu saja perkembangan konstelasi politik selanjutnya.





