
Setelah penantian panjang dan penuh harap dari masyarakat, akhirnya pusat kuliner atau food court yang berada di kawasan Alun-Alun Ciamis resmi dibuka.
Momen bersejarah ini ditandai dengan seremoni peresmian yang berlangsung pada Senin sore, 14 April, dengan kehadiran langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, sebagai sosok utama yang meresmikan fasilitas tersebut.
Seremoni pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kehadiran tokoh-tokoh penting daerah seperti Ketua DPRD Ciamis dan jajaran Forkopimda memberikan nuansa khidmat sekaligus semangat kebersamaan dalam menyambut babak baru Alun-Alun Ciamis.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Bupati Herdiat, yang sekaligus membuka akses masyarakat umum ke kawasan yang telah ditata ulang secara total.
Revitalisasi kawasan Alun-Alun ini menjadi babak baru dalam pengembangan ruang publik di Kabupaten Ciamis.
Didesain sebagai ruang terbuka yang modern dan ramah bagi semua kalangan, kawasan ini tidak hanya tampil lebih tertib dan estetik, tetapi juga hadir sebagai pusat geliat ekonomi kreatif masyarakat.
Dengan konsep food court yang terorganisasi dan terstandarisasi, tempat ini menjadi rumah baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta para pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya tersebar di berbagai sudut kota.
Sebanyak 102 unit kios disiapkan secara khusus bagi para pelaku usaha kuliner lokal.
Masing-masing kios tersebut dirancang untuk menghadirkan ragam sajian khas Ciamis, mulai dari makanan tradisional, jajanan lokal, hingga produk oleh-oleh yang mencerminkan kekayaan budaya dan cita rasa daerah.
Pemberdayaan ini tak hanya mengakomodasi kebutuhan ekonomi para pelaku usaha kecil, tetapi juga menjadi ajang promosi potensi lokal yang dapat menarik wisatawan maupun warga sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat mengungkapkan rasa bangganya atas tercapainya pembangunan ini.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan, mengingat pembangunan alun-alun ini melibatkan alokasi dana yang tidak sedikit.
Proyek tersebut mendapatkan dukungan besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui bantuan keuangan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Alun-Alun Ciamis adalah yang terbesar dan terluas di Jawa Barat. Dengan hadirnya pusat kuliner ini, saya yakin kawasan ini akan menjadi salah satu yang terbaik dan terindah,” ujar Herdiat penuh optimisme di hadapan para hadirin.
Lebih jauh, Bupati juga mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut serta menjaga fasilitas umum yang telah dibangun dengan susah payah ini.
Menurutnya, selain menjaga aspek fisik seperti kebersihan dan ketertiban, penting juga untuk memastikan alun-alun tetap berfungsi sebagai pusat interaksi sosial, tempat berekspresi bagi komunitas, serta wadah pertumbuhan ekonomi lokal.
Herdiat juga menyoroti pentingnya pengaturan parkir yang baik agar tidak menimbulkan kemacetan di sekitar area jalan raya.
Ia mengusulkan agar personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Perhubungan dikerahkan secara khusus untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan.
Meski telah diresmikan, Bupati mengakui masih terdapat beberapa fasilitas yang belum sepenuhnya rampung.
Salah satu di antaranya adalah eskalator, yang hingga kini belum bisa direalisasikan karena keterbatasan anggaran.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pembangunan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan daerah.
Bupati Herdiat juga berharap keberadaan food court ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.
Memberi peluang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang, serta secara langsung berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kini, wajah baru Alun-Alun Ciamis tidak hanya mencerminkan kemajuan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan kreativitas masyarakat.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan tertata, kawasan ini diharapkan bisa menjadi ikon kebanggaan baru yang membawa manfaat berkelanjutan bagi seluruh warga Ciamis.
Sudah saatnya masyarakat mengambil bagian dalam merawat dan memanfaatkan ruang publik ini secara maksimal, untuk masa depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing.





