Berita

Bupati Ciamis Sambut Optimis Rencana Pengeboran Migas di Akhir 2025

Pemerintah Kabupaten Ciamis menunjukkan komitmen kuat terhadap penguatan sektor energi nasional dengan menyambut baik rencana eksplorasi migas yang akan dilaksanakan PT Minarak Banyumas Gas bersama SKK Migas.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, secara langsung memimpin audiensi yang digelar, Senin (21/07/25) di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Ciamis, yang menjadi forum penting pemaparan rencana pengeboran migas di wilayah setempat.

Dalam pertemuan tersebut, General Manager PT Minarak Banyumas Gas, Muhammad Alwi, menjelaskan bahwa kegiatan eksplorasi akan difokuskan pada Wilayah Kerja (WK) Migas Banyumas.

Pengeboran sumur eksplorasi ditargetkan dimulai pada akhir tahun 2025. Area tersebut mencakup sebagian Kabupaten Ciamis dan sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), PT Minarak Banyumas Gas dipercaya untuk mengelola proses eksplorasi dan pengembangan cadangan migas.

Harapannya, proyek ini dapat berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi nasional yang saat ini masih mengalami defisit.

Baca Juga :  Peserta PKKMB Unigal 2023 Capai 1251 Orang

Bupati Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana pengeboran tersebut.

Ia menilai kegiatan ini tidak hanya penting bagi ketahanan energi nasional, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami berharap kegiatan ini membuka peluang kerja bagi masyarakat Ciamis, memberikan dampak ekonomi yang signifikan, serta tetap memperhatikan keselamatan kerja dan pelestarian lingkungan,” ujar Bupati Herdiat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa apabila eksplorasi ini berhasil dan masuk ke tahap produksi, maka manfaatnya akan meluas hingga memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Dana Bagi Hasil Migas.

Hudi D. Suryodipo, Kepala Divisi Program & Komunikasi SKK Migas, turut memaparkan bahwa lifting minyak Indonesia saat ini hanya sekitar 580.000 barel per hari, sedangkan kebutuhan nasional mencapai 1,6 juta barel per hari.

Dengan demikian, proyek eksplorasi seperti yang direncanakan di Ciamis sangat krusial untuk menekan defisit energi nasional.

Baca Juga :  Pj Bupati Ciamis Dorong Modernisasi Pengelolaan Masjid

Kepala Pokja Pengembangan Masyarakat SKK Migas, Roy Widiartha, menyoroti potensi pembangunan infrastruktur energi yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas).

Berdasarkan data Kementerian ESDM, jargas mampu menghemat pengeluaran energi rumah tangga hingga Rp90.000 per bulan dibandingkan LPG.

Roy juga menekankan pentingnya akses energi murah dan efisien bagi pelaku UMKM serta sektor industri, transportasi, dan konstruksi.

PT Minarak Banyumas Gas menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial (CSR), pelatihan vokasi, serta kolaborasi aktif bersama pemerintah daerah dalam mendukung agenda prioritas pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap rencana eksplorasi ini menjadi tonggak awal sinergi strategis antara sektor industri dan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.

Dukungan penuh Bupati Herdiat mencerminkan optimisme daerah dalam menyambut peluang besar yang dihadirkan oleh sektor energi.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca