Berita

Bupati Ciamis; Kritik Media Diperlukan, Asal Faktual dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, menegaskan pentingnya peran media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Ia menyampaikan, kritik dari media terhadap pemerintah justru sangat diperlukan, selama disajikan berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Ciamis periode 2025–2030, yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT IWO ke-13 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Kamis (21/8/2025).

Dalam sambutannya, Herdiat menekankan bahwa media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga harus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Menurutnya, sebuah kritik yang faktual justru bisa menjadi masukan berharga demi perbaikan pelayanan publik.

“Sebagai mitra pemerintah, media tidak hanya memberitakan hal-hal positif. Kritik pun sangat dibutuhkan, sepanjang faktual dan dapat dipertanggungjawabkan. Itu bagian dari fungsi kontrol sosial yang penting dalam kehidupan berdemokrasi,” ungkapnya.

Herdiat berharap agar wartawan, khususnya yang tergabung dalam IWO, tetap memegang teguh prinsip profesionalisme, menjaga integritas, dan menghadirkan informasi yang akurat serta berimbang.

Lebih jauh, Herdiat juga menyoroti perkembangan media di era digital. Menurutnya, digitalisasi menghadirkan tantangan baru bagi dunia pers.

Baca Juga :  Diskominfo Ciamis Harapkan RAPI Jadi Garda Terdepan Komunikasi Masyarakat

Media memiliki kekuatan besar dalam menyebarkan informasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Namun, jika tidak dijalankan dengan profesional, dampaknya bisa merugikan masyarakat.

“Digitalisasi ini ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan untuk hal positif, manfaatnya luar biasa. Tapi jika salah arah, dampaknya bisa sangat berbahaya. Karena itu, media harus tetap profesional, faktual, dan menjalankan fungsi kontrol sosial,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Herdiat juga menyinggung isu sosial yang marak terjadi di Kabupaten Ciamis, yaitu meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Berdasarkan catatannya, dalam enam hingga tujuh bulan terakhir telah terjadi sekitar 50 kasus, dan 43 di antaranya merupakan kekerasan seksual.

“Ini sangat memprihatinkan. Bahkan ada kasus dengan korban lebih dari sepuluh anak. Kita semua harus waspada dan berperan aktif melindungi generasi muda. Saya mengajak orang tua, tokoh masyarakat, ulama, stakeholder, serta insan media untuk bersama-sama memerangi fenomena ini,” ucapnya.

Herdiat menekankan, media dapat berperan penting dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mendorong kesadaran publik agar lebih peduli terhadap perlindungan anak dan perempuan.

Pelantikan pengurus IWO Ciamis periode 2025–2030 yang dipimpin oleh Heru Pramono ini berlangsung khidmat.

Baca Juga :  Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Mengusung tema “Satu Suara, Satu Tujuan: IWO Ciamis Solid dan Berdampak untuk Kemajuan Daerah,” acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada puluhan anak yatim sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.

Ketua Umum IWO, Dwi Kristianto, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa organisasi yang berdiri sejak 2012 ini konsisten mendorong peningkatan kompetensi wartawan online. Salah satunya dengan menargetkan uji kompetensi wartawan agar anggota IWO diakui secara resmi oleh Dewan Pers.

Sementara itu, Ketua IWO Ciamis, Heru Pramono, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru dapat membawa warna positif bagi daerah.

“Satu suara dan satu tujuan berarti wartawan online bersatu dalam integritas, kesejahteraan, dan demokrasi. Kami ingin IWO Ciamis menjadi jembatan informasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat, serta menghadirkan karya jurnalistik yang berimbang,” ungkapnya.

Melalui pelantikan ini, Herdiat kembali menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan media sebagai mitra kritis dalam pembangunan.

Dengan menghadirkan pemberitaan yang faktual, berimbang, dan konstruktif, media diyakini mampu memperkuat demokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ciamis.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca