Berita

5 Peringatan Keras Bupati Terkait Bahaya Judi Online di Ciamis Saat Agenda Tarawih Keliling

Bupati Ciamis memberikan perhatian yang sangat serius terhadap fenomena penyakit masyarakat yang kian meresahkan, yakni perjudian digital atau judi online.

Dalam agenda Tarawih Keliling (Tarling) tingkat kabupaten yang berlangsung khidmat, orang nomor satu di Ciamis tersebut secara khusus meluangkan waktu untuk mengeluarkan peringatan keras mengenai Bahaya Judi Online di Ciamis.

Apalagi kini dilaporkan mulai merambah hingga ke pelosok desa dan menyasar berbagai lapisan usia, mulai dari remaja hingga orang dewasa.

Langkah ini diambil menyusul adanya laporan mengenai meningkatnya dampak sosial dan degradasi ekonomi di tengah masyarakat akibat aktivitas ilegal tersebut.

Pemerintah Kabupaten Ciamis memandang bahwa momentum bulan suci Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat benteng spiritual masyarakat.

Sekaligus mengedukasi warga agar benar-benar terhindar dari jeratan platform perjudian yang dapat merusak masa depan keluarga dan daerah.

Dampak Ekonomi Akibat Bahaya Judi Online di Ciamis

Dalam sambutannya di hadapan para jamaah yang memadati masjid, Bupati menekankan bahwa aspek ekonomi keluarga menjadi sektor yang paling cepat dan paling parah terdampak.

Banyak keluarga di Tatar Galuh yang mengalami keretakan hubungan hingga kebangkrutan ekonomi akibat kepala keluarga atau anggotanya terjerumus dalam angan-angan kekayaan instan melalui slot, judi bola, atau jenis judi daring lainnya.

Bupati menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap Bahaya Judi Online di Ciamis, mengingat aktivitas tersebut tidak memberikan keuntungan finansial melainkan justru memicu kemiskinan sistematis serta kehancuran ekonomi keluarga.

Dalam penjelasannya yang disampaikan secara serius, ia menyoroti bagaimana dana yang semestinya dialokasikan untuk kebutuhan pokok, modal usaha, maupun pendidikan anak seringkali habis tak bersisa hanya demi memperkaya bandar judi di platform digital.

Fenomena ini selaras dengan langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang terus menggencarkan pemblokiran ribuan situs judi setiap harinya secara nasional.

Namun, Bupati mengingatkan bahwa benteng terkuat yang paling efektif bukanlah sekadar pemblokiran teknologi dari pemerintah.

Baca Juga :  Wabup Ciamis Ajak Generasi Muda Tiru Semangat Lansia

Melainkan kesadaran iman dan logika individu akan kerugian finansial yang nyata dan pasti terjadi bagi para pemainnya.

Ancaman Kriminalitas dan Bahaya Judi Online di Ciamis

Selain masalah finansial pribadi, Bupati juga menyoroti korelasi kuat antara maraknya perjudian dan meningkatnya angka kriminalitas di lingkungan masyarakat.

Tekanan hutang yang menumpuk akibat kalah judi seringkali memicu seseorang secara psikologis untuk melakukan tindakan melawan hukum demi mendapatkan modal kembali atau sekadar menutupi hutang.

Seperti aksi pencurian, penipuan, hingga tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Eskalasi Bahaya Judi Online di Ciamis ini jika dibiarkan tanpa penanganan kolektif akan sangat mengganggu kondusivitas wilayah yang selama ini telah terjaga dengan baik.

Oleh karena itu, seluruh aparat kewilayahan mulai dari Camat, Kepala Desa, hingga Ketua RT/RW diminta untuk lebih peka dan proaktif terhadap perubahan perilaku warga yang mencurigakan.

Terutama yang berkaitan dengan kecanduan penggunaan gawai secara tidak sehat pada jam-jam yang tidak wajar.

Kerusakan Mental Generasi Muda Tatar Galuh

Poin ketiga yang menjadi perhatian utama dalam agenda Tarling ini adalah Bahaya Judi Online di Ciamis yang kini banyak menjangkiti generasi muda sebagai penerus bangsa.

Paparan iklan judi yang sangat masif di media sosial dan aplikasi permainan membuat remaja sangat rentan untuk mencoba-coba.

Dampaknya sangat fatal, mulai dari kerusakan mental, penurunan drastis prestasi akademik, hingga hilangnya etos kerja serta semangat produktivitas di kalangan pemuda Ciamis.

Upaya pencegahan terhadap degradasi moral ini harus dilakukan secara masif dan terstruktur, yang menggerakkan seluruh lini struktur organisasi untuk mencapai tujuan besar bersama.

Dalam konteks ini, tujuan besarnya adalah menyelamatkan masa depan generasi muda Galuh dari ketergantungan candu judi yang merusak saraf berpikir positif mereka.

Peran Vital Keluarga dalam Membendung Bahaya Judi Online di Ciamis

Bupati mengajak para orang tua yang hadir untuk kembali meningkatkan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan ponsel anak-anak mereka.

Baca Juga :  Open Turnamen Petanque di Ciamis Diikuti Ratusan Tim dari Berbagai Daerah

Lingkungan keluarga adalah filter utama dan benteng pertahanan pertama untuk mendeteksi dini adanya indikasi keterlibatan anggota keluarga dalam praktik judi online sebelum semuanya terlambat dan berujung pada masalah hukum.

Bupati menekankan bahwa peran orang tua menjadi sangat krusial di era digital untuk memantau aktivitas anak-anak agar tidak lepas kendali dalam menggunakan ponsel, baik saat berada di dalam kamar maupun di luar rumah.

Ia mengarahkan agar edukasi mengenai Bahaya Judi Online di Ciamis diinisiasi melalui dialog terbuka di lingkungan keluarga serta penguatan nilai-nilai agama sebagai benteng pertahanan utama di dalam rumah tangga.

Masyarakat juga disarankan untuk meningkatkan literasi terhadap ancaman lain yang mengintai keselamatan keluarga, seperti yang diulas dalam laporan Kasus DBD Ciamis 2026.

Agar fokus perhatian warga tetap terjaga pada hal-hal yang bersifat preventif dan menjaga keselamatan jiwa serta kesehatan lingkungan secara menyeluruh.

Tindakan Tegas Bagi ASN yang Terlibat Judi

Sebagai penutup dari rangkaian peringatan kerasnya, Bupati memberikan pernyataan tegas bagi seluruh aparatur negara.

Beliau menegaskan tidak akan menoleransi sedikit pun jika ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis yang terbukti terlibat atau bermain judi online.

Sanksi disiplin berat hingga pemberhentian sudah menanti bagi mereka yang melanggar kode etik dan aturan hukum tersebut.

ASN seharusnya menjadi teladan dan figur bagi masyarakat dalam memerangi perjudian, bukan justru menjadi bagian dari masalah.

Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen akan terus memanfaatkan momen Tarawih Keliling di kecamatan-kecamatan lain di seluruh Tatar Galuh untuk menyuarakan pesan tentang Bahaya Judi Online di Ciamis.

Diharapkan dengan sosialisasi yang terus-menerus dan berkelanjutan, angka partisipasi judi online di Kabupaten Ciamis dapat ditekan hingga mencapai angka nol demi Ciamis yang lebih sejahtera dan religius.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca