
Kontingen Kabupaten Ciamis memecah kebuntuan medali emas dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) Ke-13 di Kota Cirebon, Jawa Barat.
Kepastian ini didapat setelah atlet biliar Ciamis raih emas Porsenitas 2026 pada nomor pertandingan Bola 10 Double (Ganda).
Raihan ini sekaligus menambah koleksi medali tim Tatar Galuh yang sebelumnya mengamankan medali perak dan perunggu dari nomor berbeda.
Manajer Tim Biliar Kabupaten Ciamis, Deni W Hidayat, mengonfirmasi pencapaian tersebut saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis (25/06/2026).
Menurut Deni, medali emas ini merupakan buah dari disiplin latih tanding dan konsistensi strategi di meja hijau. Pihaknya mengapresiasi ketenangan para atlet yang mampu meredam tekanan mental selama partai final berlangsung.
Deni mengungkapkan, nomor ganda Bola 10 tersebut dimainkan oleh duet Sadam dan Arif. Secara kedinasan, Sadam merupakan aparatur yang bertugas di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis.
Sementara tandemnya, Arif, merupakan staf di Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Ciamis.
Duet ASN Jadi Motor Atlet Biliar Ciamis Raih Emas Porsenitas 2026
Latar belakang kedua atlet sebagai aparatur sipil negara (ASN) tidak mengurangi ketajaman mereka dalam melepaskan sodokan demi sodokan akurat.
Kombinasi permainan taktis Sadam dan akurasi pukulan Arif sukses mendikte jalannya pertandingan sejak awal gim.
Keduanya tampil solid dan berhasil memanfaatkan kelengahan lawan pada poin-poin kritis di meja biliar.
Sebelum memastikan medali tertinggi, cabang olahraga biliar Ciamis sebenarnya sudah menunjukkan performa impresif sejak hari pertama turnamen.
Tim biliar Ciamis tercatat menyumbangkan satu medali perak melalui nomor pertandingan Bola 9 Single (Tunggal).
Selain itu, satu medali perunggu juga berhasil dibawa pulang dari kelas Bola 8 Double.
Melalui rentetan podium ini, momentum saat atlet biliar Ciamis raih emas Porsenitas 2026 menjadi penegasan eksistensi tim di tingkat regional.
Jajaran pelatih menilai pencapaian ini sebagai pembuktian bahwa pembinaan mandiri di daerah berjalan efektif.
Deni menegaskan, kualitas permainan timnya di Cirebon menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan dibanding turnamen sebelumnya.
Sisa Dua Nomor Pertandingan, Ciamis Jaga Peluang Medali
Peluang kontingen biliar Tatar Galuh untuk menambah pundi-pundi medali dalam ajang Porsenitas kali ini masih terbuka.
Berdasarkan jadwal panitia penyelenggara, tim biliar Kabupaten Ciamis masih menyisakan dua kelas pertandingan yang belum dimainkan.
Dua nomor sisa tersebut diharapkan mampu menyumbangkan medali tambahan bagi kontingen.
Manajemen tim menginstruksikan para atlet yang belum turun bertanding untuk tetap menjaga fokus dan tidak larut dalam euforia.
Keberhasilan ketika atlet biliar Ciamis raih emas Porsenitas 2026 wajib menjadi stimulus positif bagi atlet di nomor lain.
Tim kepelatihan optimis target realistis penambahan medali bisa tercapai jika konsistensi performa tetap terjaga.
“Alhamdulillah, di cabor biliar ini kita masih konsisten untuk bisa meraih medali,” ujar Deni W Hidayat saat mengevaluasi hasil pertandingan.
Dia mengaitkan atmosfer kompetisi di Kota Udang ini dengan pengalaman turnamen sebelumnya di wilayah Jawa Barat.
“Terakhir kali kita bermain dengan tensi kompetisi seketat ini adalah saat Porsenitas di Kabupaten Majalengka,” lanjutnya.
Peta Jalan Pembinaan Olahraga Biliar di Tatar Galuh
Deni menambahkan, pencapaian gemilang dari cabang olahraga biliar ini menjadi indikator objektif atas potensi atlet daerah.
Hasil di Cirebon membuktikan bahwa Kabupaten Ciamis memiliki modal atlet berbakat yang mampu bersaing di turnamen antardaerah.
Ke depan, tata kelola pembinaan dan kompetisi lokal perlu diperkuat guna menjaga regenerasi atlet.
Keberhasilan momen atlet biliar Ciamis raih emas Porsenitas 2026 diharapkan memicu gairah klub biliar lokal untuk melahirkan bibit baru.
Manajemen tim juga berencana mengajukan evaluasi pascaturnamen kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tingkat kabupaten.
Langkah ini diambil untuk menyusun program pemusatan latihan jangka panjang yang lebih terstruktur.
Manajemen tim biliar menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan moril dan materiil dari masyarakat Ciamis selama kompetisi.
“Kami ucapkan terima kasih pada para atlet yang telah berjuang untuk bisa mengharumkan nama Tatar Galuh Ciamis dalam ajang Porsenitas di Kota Cirebon,” tutur Deni.
Perjuangan keras di arena pertandingan kini terbayar tunai dengan raihan medali tertinggi.
Deni berharap kesuksesan ini tidak membuat organisasi dan atlet cepat berpuas diri, melainkan menjadi pijakan evaluasi.
Menurutnya, raihan medali emas ini harus menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk meningkatkan kapasitas teknik ke depan.
Catatan impresif saat atlet biliar Ciamis raih emas Porsenitas 2026 resmi menjadi bagian dari sejarah prestasi olahraga Kabupaten Ciamis.





