
Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, menyerukan pentingnya peran pemuda dalam membangun ketahanan pangan.
Hal ini disampaikannya saat memberikan sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada tokoh pemuda dan mahasiswa di Aula Forum Ketahanan Bangsa, Kamis (12/12/2024).
Dalam kesempatan itu, Agun menekankan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari rumah dengan memanfaatkan potensi alam Indonesia yang subur.
“Pemuda harus melek akan kondisi alam Indonesia yang subur. Potensi ini membuka peluang besar bagi kita untuk membangun ketahanan pangan mulai dari lingkungan rumah,” tegas Agun.
Menurutnya, ketahanan pangan berbasis rumah tangga harus menggunakan pendekatan modern.
Sistem pertanian inovatif memungkinkan pemanfaatan lahan sempit sekalipun untuk menghasilkan produk pangan.
Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini memerlukan dukungan penuh dari pemerintah melalui pembinaan yang tepat.
“Negara harus hadir melalui dinas pertanian dan penyuluhnya, membimbing masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan yang ada. Inilah esensi dari Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945,” jelas Agun.
Pasal tersebut menyatakan bahwa “Bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”
Agun menjelaskan bahwa peran negara meliputi penguasaan rantai pasok komoditas pangan.
Ini bertujuan untuk memastikan hasil kekayaan alam Indonesia digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.
“Lebih teknisnya lagi, rakyat harus dibina agar berdaya dan mampu mengolah sumber daya alam yang dimiliki,” tambahnya.
Ia berharap para pemuda dapat memulai langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri.
Dengan demikian, mereka tidak hanya mendukung produktivitas lokal tetapi juga memperkuat daya tahan bangsa secara keseluruhan.
Pesan ini diharapkan menjadi motivasi untuk membangun kesadaran dan aksi nyata demi ketahanan pangan berkelanjutan.





