
Tingkat penggunaan perangkat digital di Kabupaten Ciamis terus menunjukkan tren yang tinggi. Berdasarkan data resmi Ciamis Dalam Angka Tahun 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis, sebanyak 83,79 persen penduduk Kabupaten Ciamis berusia 5 tahun ke atas telah menggunakan gawai atau telepon nirkabel.
Data tersebut bersumber dari Data Kesejahteraan Rakyat (KESRA) Tahun 2024 yang dihimpun BPS Ciamis. Angka ini mencerminkan bahwa perangkat digital telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, tidak hanya bagi orang dewasa, tetapi juga anak-anak usia dini.
Seiring tingginya kepemilikan dan penggunaan gawai, tingkat akses internet di Kabupaten Ciamis juga tergolong signifikan.
Dalam laporan yang sama, BPS mencatat 72,04 persen penduduk Kabupaten Ciamis telah mengakses layanan internet, dengan rentang usia penghitungan yang sama, yakni mulai dari usia 5 tahun hingga usia dewasa.
Pemanfaatan gawai dan internet tersebut umumnya digunakan untuk berbagai keperluan, terutama aktivitas sosial dan bisnis.
Masyarakat Ciamis banyak memanfaatkan beragam platform media sosial, seperti Facebook, YouTube, X, Instagram, hingga WhatsApp, baik sebagai sarana komunikasi, akses informasi, maupun penunjang kegiatan ekonomi digital.
Dari sisi infrastruktur, ketersediaan jaringan internet di Kabupaten Ciamis terbilang merata. BPS mencatat bahwa sinyal internet telah menjangkau seluruh desa di wilayah Kabupaten Ciamis, sehingga mendukung tingginya penggunaan gawai di berbagai wilayah, termasuk di daerah perdesaan.
Pemerintah Kabupaten Ciamis juga turut mendukung peningkatan akses digital masyarakat melalui penyediaan fasilitas internet publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis, Enda Suhendar, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Statistik dan Data Elektronik, Yayat, menyampaikan bahwa Pemkab Ciamis telah menyediakan sebanyak 114 titik layanan WiFi publik.
“Layanan WiFi publik tersebut tersebar di seluruh kecamatan, puskesmas, organisasi, serta area publik lainnya,” ujar Yayat.
Tingginya penggunaan gawai di Kabupaten Ciamis diharapkan dapat menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan literasi digital, kualitas pelayanan publik, serta pengembangan ekonomi berbasis teknologi di daerah.





