Berita

Unigal Tegaskan Komitmen Bebas Rokok, Klarifikasi Isu Penjualan oleh Ormawa

Advertisements

Dugaan praktik penjualan rokok dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis di Universitas Galuh (Unigal) langsung direspons cepat oleh jajaran pimpinan kampus.

Direktur Kemahasiswaan, Pengembangan Karier Mahasiswa, dan Alumni, Dr. Erlan Suwarlan, S.IP., M.I.Pol., menjelaskan secara menyeluruh kronologi kejadian dan langkah-langkah yang telah diambil pihak universitas dalam menanggapi isu ini.

Erlan menjelaskan, pihaknya baru mengetahui keberadaan poster serta aktivitas penjualan rokok oleh salah satu organisasi mahasiswa pada pagi hari, Jumat 25 April 2025, setelah mendapat laporan dari pihak luar.

Tidak menunggu lama, pada hari yang sama, komunikasi intensif langsung dilakukan dengan pihak terkait untuk menghentikan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, pada pukul 14.38 WIB di hari itu juga, saya mendapat laporan bahwa kegiatan yang dimaksud sudah dihentikan,” ujar Erlan.

Ia menambahkan bahwa perwakilan organisasi mahasiswa telah menyampaikan permohonan maaf, mengakui bahwa tindakan tersebut dilakukan karena ketidaktahuan.

Erlan juga menepis anggapan bahwa pihak sponsor dari kegiatan Dies Natalis Unigal ke 27 menjual produk rokok.

Ia menegaskan bahwa bentuk dukungan sponsor terbatas hanya pada penyediaan sarana seperti sound system, rigging, lighting, backdrop, dan banner.

Tidak ada aktivitas penjualan ataupun display produk yang dilakukan oleh pihak sponsor.

Baca Juga :  SMAN 1 Baregbeg Tantang SMAN 1 Cisaga di Final Voli Putri Antar SLTA Ciamis Raya

Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan acara berskala besar, seperti Dies Natalis, kebutuhan anggaran memang besar dan tidak semuanya bisa ditanggung oleh kampus.

Oleh karena itu, kehadiran sponsor kerap kali menjadi solusi, meski tetap dengan prinsip selektif dan sesuai aturan yang berlaku.

Menanggapi sorotan publik terkait keberadaan tagline “HiBBer” (Hijau, Bersih, dan Berkelanjutan), Erlan menegaskan bahwa slogan tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip UI Green Metric dan nilai-nilai budaya kampus.

Dalam indikator yang digunakan UI Green Metric, tidak terdapat kriteria yang secara spesifik menyoroti isu rokok.

Advertisements

Adapun enam indikator utama dalam UI Green Metric adalah:

  • Latar dan Infrastruktur (15%)
  • Energi dan Perubahan Iklim (21%)
  • Sampah (18%)
  • Air (10%)
  • Transportasi (18%)
  • Pendidikan dan Penelitian (18%)

“Jika ada yang mengusulkan agar rokok menjadi indikator penilaian, itu merupakan masukan yang bagus. Namun, hingga kini hal tersebut belum menjadi regulasi resmi,” tegasnya.

Sebeleumnya, Rektor Universitas Galuh mengadakan rapat pimpinan bersama jajaran universitas dan fakultas, Senin, 28 April 2025 pukul 14.30 WIB.

Rapat ini digelar khusus untuk menyikapi polemik yang terjadi dan mencari solusi konkret.

Baca Juga :  Wamendagri Bima Arya Lakukan Kunjungan Kerja ke Ciamis

Salah satu hasil utama dari rapat tersebut adalah kesepakatan untuk segera menyusun regulasi internal mengenai kebijakan kampus bebas rokok.

Rektor juga telah menunjuk tim khusus yang akan bertugas untuk menyusun, menerbitkan, dan mengimplementasikan Peraturan Rektor yang dilengkapi dengan petunjuk teknis.

Melalui klarifikasi ini, Universitas Galuh berharap agar polemik terkait bisa segera berakhir.

“Kami merespons masukan masyarakat dengan langkah nyata. Ini adalah bagian dari rasa ‘kanya’ah’ atau kecintaan terhadap kampus,” kata Dr. Erlan.

Terkait keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang berlaku di Kabupaten Ciamis, Erlan mengaku sudah mengetahui secara umum, namun baru mendalami lebih lanjut setelah mencuatnya kasus ini.

Erlan menyampaikan bahwa sebagai manusia, dirinya tak lepas dari kekhilafan, dan akan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga.

Ia juga menegaskan bahwa Universitas Galuh berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal implementasi kebijakan kesehatan masyarakat, termasuk penerapan kawasan tanpa rokok di lingkungan kampus.

“Kami mengambil banyak pelajaran dari kejadian ini. Harapannya, ke depan kami bisa semakin solid dan sejalan dengan arah kebijakan daerah,” tutup Dr. Erlan Suwarlan.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker