32 C
Indonesia
Kamis, Agustus 5, 2021
BerandaBeritaRutilahu di Ciamis, DPRKPLH Minta Masyarakat Gotong-royong

Rutilahu di Ciamis, DPRKPLH Minta Masyarakat Gotong-royong

Reportasee.com – DPRKPLH Kabupaten Ciamis menegaskan pentingnya gotong-royong masyarakat dalam program perbaikan rumah tidak layak huni atau rutilahu di Ciamis.  

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman DPRKPLH Ciamis, Aris Taufik Abadi, saat Reportasee.com temui, Rabu (27/01/2021), membenarkan soal pola gotong-royong dalam menyelesaikan masalah rutilahu.   

Aris menilai, nominal bantuan program rutilahu yang hanya Rp. 17,5 juta tidak akan cukup untuk kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni.  

Karenanya, Aris menuturkan, perlu ada peran serta masyarakat, yakni dengan cara gotong-royong membantu dalam pelaksanaan perbaikannya.  

Menurut Aris, pihaknya sangat berharap pola gotong-royong semacam ini bisa terus menjamur di kalangan masyarakat.

Pola tersebut, lanjut Aris, merupakan bentuk tolong-menolong, silih asah, silih asih dan silih asuh antar sesama masyarakat.

Selain itu, kata Aris, program rutilahu ini juga bisa mendidik dan mengetuk hati masyarakat untuk menumbuhkan kebersamaan, gotong-royong dan saling membantu.

Aris menjelaskan, proyeksi program bantuan rutilahu tersebut yakni bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan status lahan milik pribadi.

Baca:  CIMB, Trading Saham Dengan Berbagai Keunggulan

Pada tahun 2020, Aris menyebutkan, program pembangunan rutilahu di Ciamis melalui BSPS, menyasar sekitar 476 unit.

Kemudian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebanyak 46 unit, dan bantuan dari DAK 156 unit.  

Baca:  Hiasan Dinding Ruang Tamu Kecil, Tampilkan Kesan Luas dan Cantik

Sedangkan bantuan program rutilahu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyasar sekitar 780 unit. Program rutilahu ini masih berjalan sampai sekarang.

“Total jumlah realisasi program pembangunan rutilahu semuanya mencapai 1458 unit. BSPS 13 desa, DAK 5 desa/ kel, Provinsi 39 desa, dan APBD 30 desa (tersebar), ” katanya.

Aris menambahkan, pelaksanaan pembangunan program rutilahu merujuk pada 3K. Antaralain, ketahanan bangunan, kesehatan dan ketersediaan lahan.

“Nilai bantuan untuk program perbaikan rutilahu di Ciamis ini tentunya kurang cukup, terutama bagi MBR. Maka kami berharap adanya semangat gotong-royong dalam masyarakat,” tuturnya. ***

Editor : Deni Supendi

Berita Terkait
- Advertisment -

Paling Populer