
Ribuan warga tampak antusias mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-12 Forum Pemuda Liunggunung (FPL) yang digelar pada Minggu (12/10/2025).
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Milad FPL yang telah berjalan selama dua bulan terakhir.
Kegiatan tersebut dilepas secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiana, yang turut hadir memberikan semangat kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Dr. Dian menekankan pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan melalui aktivitas olahraga rutin seperti jalan santai.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Jalan santai bukan hanya sarana rekreasi, tetapi juga cara untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat,” ujarnya.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga dapat diperluas ke kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan pemuda di wilayah ini,” tambahnya.
Rangkaian Kegiatan HUT FPL: Olahraga, Sosial, dan Keagamaan
Ketua Pelaksana HUT FPL, Rudi Trisnadi, menjelaskan bahwa perayaan Milad ke-12 FPL tidak hanya diisi dengan kegiatan jalan santai, tetapi juga berbagai lomba olahraga dan kegiatan sosial yang telah dilaksanakan sejak dua bulan lalu.
Menurut Rudi, rangkaian kegiatan dimulai dengan turnamen bola voli putri antar dusun yang melibatkan empat desa, yakni Desa Mekarjaya, Saguling, Sukamaju, dan Baregbeg.
Selain itu, digelar pula pertandingan bola voli putra antar RW dari Desa Baregbeg dan Sukamaju.
Tidak berhenti di situ, panitia juga mengadakan turnamen bola mini tingkat SD dan SMP yang diikuti oleh siswa-siswa dari lingkungan sekitar.
Kompetisi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama karena menjadi wadah pembinaan dan penyaluran bakat olahraga anak muda.
Sementara pada bidang sosial dan keagamaan, FPL telah melaksanakan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu, serta menggelar Tabligh Akbar yang diikuti oleh warga dan tokoh masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, kegiatan Milad ini rutin kami adakan setiap tahun dan terus berjalan dengan konsisten. Untuk tahun depan, kami berencana memfokuskan kegiatan pada bidang sosial sebagai wujud nyata kontribusi pemuda bagi masyarakat,” ungkap Rudi.
Refleksi dan Harapan di Usia ke-12 FPL
Ketua Forum Pemuda Liunggunung, Ghozin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan HUT FPL kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pemuda dalam membangun lingkungan dan mempererat kebersamaan warga.
FPL yang kini telah berdiri selama 12 tahun, kata Ghozin, dibentuk sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkarya, berorganisasi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Pada perayaan tahun ini, FPL mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Diri, Akhlak, dan Berkontribusi pada Masyarakat.”
Tema tersebut, menurutnya, mencerminkan komitmen para pemuda Liunggunung untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembangunan desa.
“Tema yang kami angkat kali ini berangkat dari semangat kami sebagai anak muda yang ingin memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat, terutama dalam menumbuhkan nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan,” tutur Ghozin.
Pemuda Sebagai Agen Perubahan di Tingkat Lokal
Kegiatan FPL ini menjadi bukti nyata bagaimana peran pemuda di tingkat lokal dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.
Melalui berbagai kegiatan seperti olahraga, sosial, dan keagamaan, mereka tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Partisipasi ribuan warga dalam jalan santai ini juga menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap kegiatan yang sehat, positif, dan membangun.
Selain memperingati hari jadi organisasi, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat rasa persatuan serta menginspirasi generasi muda agar terus aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan mereka.
Dengan semangat kebersamaan yang kuat, FPL diharapkan terus menjadi contoh organisasi kepemudaan yang mampu menggerakkan partisipasi warga dalam membangun desa, mempererat solidaritas sosial, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Ciamis secara berkelanjutan.





