Berita

Sentoelkeun: Strategi Jitu Wabup Kembalikan Kejayaan Ayam Sentul Ciamis Era 90-an yang Sempat Hilang

Advertisements

Wakil Bupati Ciamis, H. Yana D Putra, resmi mengungkap langkah strategis untuk membangkitkan kembali pamor Ayam Sentul Ciamis yang pernah merajai sektor peternakan pada era 1980 hingga 1990-an.

Melalui program inovatif bertajuk Launching Sentoelkeun yang diinisiasi oleh Disnakan Ciamis, Selasa (24/10/2023), pemerintah daerah bertekad menjadikan komoditas unggas lokal ini sebagai ujung tombak penggerak ekonomi kerakyatan.

Inisiatif Sentoelkeun ini diyakini mampu mengembalikan Ayam Sentul Ciamis sebagai primadona ketahanan pangan mandiri yang saat ini sedang menjadi tren di berbagai daerah.

Jejak Sejarah dan Pengakuan Resmi dari Pemerintah Pusat

Bagi masyarakat di wilayah Tatar Galuh, keberadaan unggas ini bukan sekadar hewan ternak biasa.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Ayam Sentul Ciamis telah secara sah dan resmi diakui sebagai rumpun ayam lokal asli warisan dari wilayah Ciamis.

Pengakuan ini tentu memberikan kebanggaan identitas tersendiri sekaligus melegitimasi potensi pasar yang sangat besar.

Dahulu, tepatnya pada era kejayaannya di rentang tahun 80-an hingga 90-an, popularitas ayam ini sangat tak tertandingi.

Para peternak lokal pada masa itu mendulang kesuksesan finansial yang signifikan dari hasil panen budidaya mereka.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu dan gencarnya serbuan berbagai jenis unggas komersial, pamor ayam asli daerah ini perlahan mulai meredup dan terpinggirkan.

Oleh karena itu, langkah proaktif Disnakan Ciamis melalui gerakan Sentoelkeun dinilai sebagai intervensi yang sangat krusial.

Penyelamatan aset genetik Ayam Sentul Ciamis memiliki nilai historis dan kultural yang kuat, sekaligus menjadi pondasi kebangkitan ekonomi kerakyatan masyarakat Sunda.

Rahasia Keunggulan Ekonomis dan Kecepatan Panen

Dalam peresmian tersebut, Yana D Putra memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap visi cemerlang dari Disnakan.

Baca Juga :  Pedagang Telur di Pasar Manis Ciamis Kewalahan Penuhi Pesanan Dapur MBG

Ia menegaskan dengan lugas bahwa Ayam Sentul Ciamis memiliki dua kekuatan utama yang sulit ditandingi oleh jenis unggas lainnya.

Yakni nilai sejarah yang melekat dan nilai ekonomis yang sangat menjanjikan kesejahteraan berkelanjutan.

“Karena lebih cepat dalam proses pembudidayaannya,” ungkap Yana dengan penuh optimisme saat menjelaskan alasan utama mengapa Ayam Sentul Ciamis layak menjadi fokus pembangunan daerah.

Kecepatan laju pertumbuhan inilah yang menjadi angin segar dan keunggulan absolut bagi para peternak di pedesaan.

Artinya, perputaran modal (cash flow) dalam bisnis ini dapat terjadi dalam waktu yang jauh lebih singkat jika dikomparasikan dengan budidaya jenis ayam kampung biasa.

Peternak rakyat tidak perlu membuang waktu terlalu lama untuk memanen hasil jerih payah mereka.

Selain itu, tingkat adaptasi dan ketahanan fisik unggas lokal ini terhadap fluktuasi cuaca ekstrem serta penyakit juga sangat tinggi.

Kondisi adaptif ini secara otomatis akan memangkas biaya operasional seperti pembelian obat-obatan, sehingga margin keuntungan yang diraih peternak bisa melonjak maksimal.

Advertisements

Gerakan Sentoelkeun: Kolaborasi Nyata Pemerintah dan Peternak Rakyat

Tantangan terbesar yang kini ada di depan mata adalah bagaimana mengeksekusi dan mengimplementasikan program Sentoelkeun ini secara masif.

Menurut Yana, kunci utama dari kesuksesan kebangkitan Ayam Sentul Ciamis bersumber dari sistem pemberdayaan peternakan rakyat.

Pemerintah daerah menyadari bahwa tujuan besar ini membutuhkan partisipasi aktif dan gotong royong dari elemen masyarakat.

“Tinggal bagaimana ayam sentul dikembangkan melalui peternakan rakyat,” tambah Yana memberikan arahan.

Pernyataan ini mengisyaratkan perlunya sebuah ekosistem budidaya yang terpadu. Edukasi klinis dan pendampingan bisnis harus diberikan secara berkelanjutan dari proses hulu ke hilir.

Di sisi lain, Disnakan Ciamis memikul tanggung jawab besar untuk menyediakan infrastruktur pendukung yang memadai.

Fasilitasi ini mencakup penyediaan bibit bersertifikat yang berkualitas, penyuluhan meracik pakan alternatif murah berkualitas, hingga pelatihan manajemen kandang modern.

Lebih jauh lagi, akses pembiayaan dari lembaga perbankan dan jaminan stabilitas harga pasar juga harus dikawal ketat agar peternak merasa aman berproduksi.

Baca Juga :  Ciamis Borong Penghargaan Provinsi, Total Hadiah Capai Rp24 Miliar

Potensi Pasar Modern dan Inovasi Kuliner Nusantara

Di era digital yang serba cepat ini, strategi untuk mempromosikan Ayam Sentul Ciamis mutlak membutuhkan manuver pemasaran yang kekinian.

Konsep promosi dari program Sentoelkeun harus dikemas secara profesional agar mampu memancing rasa penasaran konsumen luas, tidak hanya di tataran lokal namun harus mampu menembus ibu kota.

Daging ayam sentul terkenal memiliki karakteristik serat yang padat, tekstur kenyal, dan cita rasa kaldu gurih yang sangat khas.

Keunggulan tersebut menjadikannya bahan baku premium yang sangat cocok untuk aneka olahan kuliner tradisional hingga hidangan restoran mewah.

Pelaku usaha kuliner kelas atas dapat dirangkul menjadi mitra strategis untuk menyerap hasil panen dengan harga tinggi.

Selanjutnya, pemanfaatan kampanye visual di media sosial, kolaborasi dengan food vlogger, hingga jaminan pengurusan sertifikasi halal dan organik akan mendongkrak prestise komoditas ini.

Mengingat konsumen modern saat ini semakin selektif dan memprioritaskan kualitas makanan sehat alami, ayam sentul yang dipelihara di alam pedesaan Ciamis memenuhi semua standar gaya hidup sehat tersebut.

Harapan Besar untuk Generasi Peternak Milenial

Pada muaranya, resonansi dari gerakan Sentoelkeun ini diharapkan mampu menjadi magnet yang menarik minat generasi milenial untuk terjun berbisnis di sektor peternakan.

Stigma peternak yang terkesan kuno harus didobrak dan diubah menjadi profesi agri-preneur yang modern, berbasis data, dan tentu saja menguntungkan secara finansial.

Melalui dukungan komprehensif dari jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis dan soliditas masyarakat, langkah untuk menjemput kembali kejayaan masa lalu bukanlah sebuah ilusi.

Ayam Sentul Ciamis siap mengepakkan sayap lebih tinggi, mendatangkan pundi-pundi kesejahteraan bagi peternak rakyat, serta mengukuhkan posisi Ciamis sebagai lumbung pangan hewani paling potensial di Jawa Barat.

Keberhasilan inisiatif strategis ini kelak akan menjadi standar emas bagi daerah lain dalam mengoptimalkan kekayaan sumber daya lokalnya.

Advertisements

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker