Berita

Bantuan UMKM di Ciamis Cair, 2 Sektor Usaha Ini Sukses Berkembang Pesat

Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) salurkan bantuan UMKM di Ciamis. Simak kisah haru pemilik Adin Jaya Rasa dan Bank Sampah Thumras saat dikunjungi DPR RI.

Bantuan UMKM di Ciamis kini mulai dirasakan dampak nyatanya oleh sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis.

Rasa haru dan bangga membuncah ketika tempat produksi mereka mendapat kunjungan kerja langsung dari anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, pada Selasa (11/10).

Kehadiran wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat X tersebut membawa angin segar sekaligus kepastian keberlanjutan program bantuan UMKM di Ciamis.

Masyarakat setempat menilai, legislator senior tersebut merupakan sosok yang sangat merakyat dan peduli pada wong cilik. Kesan ini terbukti nyata saat sang anggota dewan turun langsung memantau proses produksi di lapangan.

Ia tidak canggung untuk bercanda dan berinteraksi akrab dengan para buruh cuci maupun pengiris singkong. Kedekatan yang humanis ini membuat suasana kerja di industri rumahan tersebut menjadi sangat cair dan penuh tawa.

Kejutan Manis Bagi Pemilik Adin Jaya Rasa

Pemilik UMKM Adin Jaya Rasa, Asep Dhani Iskandar (38), mengaku sangat terkejut dengan kunjungan mendadak ini.

Selama ini, pria asal Dusun Munjul, Desa Buniseuri tersebut hanya bisa melihat dan mendengar kiprah sang tokoh nasional melalui tayangan televisi atau cerita dari mulut ke mulut.

Ia sama sekali tidak pernah menyangka bahwa workshop usahanya akan didatangi langsung oleh pejabat pusat.

Sembari menahan buncah emosi yang mendalam, Asep mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas kehadiran figur nasional di tempat usahanya.

Baca Juga :  Misteri Hilangnya Simbol Kejayaan Ayam Sentul Ciamis; Mampukah FGD Sentoelkeun Menjadi Jawabannya?

Baginya, kunjungan ini terasa kian bermakna lantaran sektor usaha mikro yang ia rintis telah mendapat sokongan nyata lewat alokasi bantuan UMKM di Ciamis melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Asep menambahkan, seluruh dana stimulan dari program bantuan UMKM di Ciamis tersebut telah dialokasikan secara transparan untuk memodernisasi alat produksi.

Langkah ini diambil demi menggenjot kapasitas dan efisiensi kerja di pabrik rumahan miliknya.

Beberapa aset baru yang berhasil dibeli dari anggaran bantuan UMKM di Ciamis tersebut antara lain:

  • Mesin pengiris singkong otomatis berkecepatan tinggi.
  • Wajan penggorengan ukuran jumbo beserta serokan stainless standar industri.
  • Empat set cetakan kue semprong premium.

Menembus Pasar Jabodetabek dan Serap Belasan Tenaga Kerja

Bisnis yang digeluti Asep ini bukanlah usaha yang instan, melainkan hasil jerih payah yang dirintis dari titik nol sejak lima tahun lalu. Saat ini, Adin Jaya Rasa fokus memproduksi aneka camilan tradisional khas Priangan Timur.

Beberapa produk unggulannya meliputi kue semprong, keripik steak talas, keripik pisang, keripik singkong, hingga sale pisang kering.

Skala produksi usaha ini pun sudah tergolong masif untuk ukuran industri rumah tangga lokal.

Dalam satu hari kerja, lini produksi Asep mampu menghabiskan sedikitnya lima kuintal (500 kg) bahan baku pisang segar, bahkan sering kali lebih jika pesanan sedang melonjak.

Produk-produk gurih dan manis ini rutin dikirim untuk memenuhi permintaan pasar di wilayah Bogor, Cianjur, Garut, hingga Tangerang.

Melalui intervensi modal dari skema bantuan UMKM di Ciamis, lini usaha ini sekarang mampu memperluas dampak sosialnya bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Gorong-Gorong Amblas di Jalan Kabupaten Ciamis, Warga Khawatirkan Ancaman Kecelakaan

“Hingga saat ini, kami sudah berhasil menyerap dan mempekerjakan sebanyak 16 orang warga lokal sebagai pegawai tetap,” tutur Asep.

Ia berharap kehadiran tokoh publik ini mampu menginjeksikan motivasi dan semangat baru bagi para pekerjanya agar terus produktif.

Dampak Positif PSBI Bagi Kelompok Bank Sampah

Manfaat nyata dari program bantuan UMKM di Ciamis lewat jalur kemitraan Bank Indonesia ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh sektor kuliner saja.

Kelompok masyarakat peduli lingkungan seperti Bank Sampah Thumras di Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, juga kecipratan berkah serupa.

Ketua Kelompok Bank Sampah Thumras, Hj. Ai, menyatakan bahwa fasilitasi bantuan UMKM di Ciamis yang diperjuangkan oleh anggota DPR RI tersebut telah mengubah manajemen operasional mereka.

Kelompoknya menerima bantuan fasilitas berupa satu unit sepeda motor roda tiga merk Viar yang berfungsi sebagai armada pengangkut sampah kering.

Saat ini, jumlah nasabah aktif yang menabung di Bank Sampah Thumras sudah menembus angka ratusan orang.

Keberadaan armada motor roda tiga dari program bantuan UMKM di Ciamis ini sangat krusial untuk menjemput sampah langsung dari rumah warga secara berkala.

Hj. Ai menutup penjelasannya dengan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran kendaraan operasional baru tersebut.

Menurutnya, armada ini sangat membantu efektivitas program bantuan UMKM di Ciamis.

Demi menjaga konsistensi warga dalam memilah limbah, pihak pengelola juga rutin membagikan hadiah atau reward khusus setiap bulan.

Apresiasi tersebut diberikan secara selektif kepada tiga nasabah aktif yang tercatat paling rajin menabung sampah.

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca