Berita

Polemik Pengisian Kursi Wabup Ciamis Masih Berlarut, Golkar Dorong Kepastian Regulasi

Polemik pengisian jabatan Wakil Bupati (Wabup) Ciamis hingga kini belum menemukan titik terang.

Kekosongan posisi strategis tersebut masih menyisakan tanda tanya besar, terutama terkait regulasi yang akan menjadi dasar hukum dalam proses pengisian jabatan.

Ketua DPD Partai Golkar Ciamis, H. Trian Slamet Triana ST, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak legislatif dan eksekutif masih saling menunggu langkah satu sama lain.

“Terutama menyangkut kepastian regulasi yang akan menjadi pegangan untuk pengisian jabatan Wabup yang masih kosong,” ujarnya usai menghadiri pembukaan Pasar Murah dalam rangka HUT ke-61 Golkar di Gedung Galuh Karya Rahayu, Sabtu (27/9/2025).

Menurut Trian, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya berharap posisi Wabup segera terisi. Harapan tersebut juga disertai dorongan agar partai pengusung dan DPRD segera memproses mekanisme politik yang diperlukan.

Lebih lanjut, Trian menjelaskan bahwa Fraksi Golkar telah mengusulkan agar pimpinan DPRD Ciamis melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memastikan aturan yang harus dipedomani.

Baca Juga :  Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Pimpin Takbiran Idul Adha 1446 H

Hal serupa juga berlaku bagi partai pengusung, yang dinilainya bisa melakukan konsultasi ke fraksi masing-masing di DPR RI atau komisi terkait.

“Sambil menunggu kepastian regulasi, sudah saatnya partai-partai pengusung pasangan HY melakukan konsolidasi untuk mencapai kompromi, sehingga bisa mengusulkan dua nama bakal calon Wabup kepada Bupati Herdiat,” terangnya.

Ia mengingatkan bahwa dalam Pilkada Serentak 2024, sebanyak 18 partai politik sepakat mendukung pasangan HY.

Karena itu, konsensus yang sama seharusnya bisa dibangun kembali untuk menentukan dua nama calon yang akan diajukan.

Trian juga mengungkapkan, meski belum ada keputusan resmi, sudah ada empat nama bakal calon yang menjalin komunikasi dengan Golkar. Namun, ia enggan menyebutkan siapa saja figur tersebut.

Lebih lanjut, Golkar Ciamis disebut aktif melakukan konsolidasi internal sekaligus komunikasi lintas partai pengusung untuk mencari kesepahaman.

“Dua nama nanti yang sudah disepakati bersama akan disampaikan kepada Bupati,” ucapnya.

Baca Juga :  SMA Informatika Ciamis Lepas 155 Siswa untuk Ikuti PAKK

Meski belum memutuskan nama, Golkar telah menetapkan kriteria khusus bagi calon Wakil Bupati yang akan diusulkan.

Menurut Trian, figur ideal adalah sosok yang mampu menahan diri, tidak mendahului, serta memiliki kecerdasan tanpa terkesan menggurui.

“Seperti kata pepatah, orangnya pintar tapi tidak menggurui, cepat tapi tidak mendahului. Figur tersebut tentunya harus satu visi dan memiliki chemistry dengan Bupati,” ujar Trian yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Ciamis.

Trian menegaskan, hingga kini Partai Golkar belum mengajukan nama calon Wabup karena masih menunggu kepastian regulasi sekaligus melakukan komunikasi politik dengan partai pengusung lainnya.

Ia juga menekankan bahwa proses pengisian jabatan Wabup harus dilakukan secara transparan, demokratis, dan jauh dari praktik politik uang.

“Golkar berkomitmen untuk menjaga agar proses ini tetap bersih. Yang terpenting adalah menghadirkan pemimpin yang bisa bekerja sama dengan Bupati demi kepentingan masyarakat Ciamis,” tegasnya.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca