Berita

PKB Kota Banjar Jadikan Khataman Al-Qur’an Tradisi Setiap Agenda Politik Penting

Menjelang pelaksanaan Musancab DPAC PKB se-Kota Banjar, DPC PKB Kota Banjar kembali menggelar khataman Al-Qur’an sebagai pembuka rangkaian agenda politik mereka.

Acara ini berlangsung di Aula Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Senin (28/7/2025), dan dihadiri oleh 27 hafidzah penghafal Al-Qur’an dari berbagai wilayah di Kota Banjar.

Ketua DPC PKB Kota Banjar, Gun Gun Gunawan Abdul Jawwad atau akrab disapa Gus Jawwad, menegaskan, kegiatan khataman ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari tradisi spiritual yang selalu mengiringi setiap langkah politik PKB.

“Bagi kami, setiap perjuangan politik yang diawali dengan doa dan dzikir akan mendapatkan bimbingan cahaya ilahiyyah,” katanya.

Itulah mengapa khataman Al-Qur’an menjadi tradisi yang akan terus pihaknya hadirkan di setiap agenda penting PKB di Kota Banjar.

Gus Jawwad menjelaskan bahwa khataman Al-Qur’an telah menjadi bagian penting dari cara PKB menjalankan aktivitas politiknya.

Baca Juga :  285 Orang P3K Kemenag Ciamis 2022 Ikuti Bimtek DRH

Tradisi ini dianggap sebagai ikhtiar batiniyah untuk memurnikan niat, memperkuat keikhlasan perjuangan, serta memohon keberkahan Allah SWT dalam setiap langkah partai.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga mencerminkan filosofi politik yang sering ditegaskan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin).

Ia memandang politik bukan sekadar jalan menuju kekuasaan, tetapi sarana pengabdian untuk membela umat, melindungi yang lemah, dan menegakkan keadilan sosial.

Menariknya, kehadiran 27 hafidzah dalam khataman kali ini memiliki makna khusus. Angka tersebut selaras dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB tahun ini.

Selain menjadi tradisi spiritual, kehadiran para hafidzah ini juga simbol pemberdayaan perempuan.

“Mereka adalah penjaga nilai-nilai Qur’ani sekaligus bagian dari perjuangan kebangsaan yang kami junjung tinggi,” tutur Gus Jawwad.

Dalam khataman tersebut, selain mendoakan kelancaran Musancab, para hafidzah juga memanjatkan doa khusus untuk Kota Banjar agar senantiasa diberkahi, dipimpin oleh pemimpin yang amanah, serta terhindar dari perpecahan.

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi, SDN 1 Baregbeg Ciamis Helat Perlombaan Edukatif 

Secara internal, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat soliditas kader PKB. Gus Jawwad berharap khataman ini dapat menumbuhkan semangat juang kader yang berlandaskan keikhlasan dan nilai-nilai keagamaan.

“PKB hadir bukan hanya sebagai partai politik, tetapi juga sebagai rumah besar yang memadukan nilai keislaman, keindonesiaan, dan keumatan dalam satu tarikan nafas perjuangan,” tegasnya.

Menutup penjelasannya, Gus Jawwad menegaskan bahwa khataman Al-Qur’an akan terus menjadi tradisi yang mengiringi setiap agenda politik PKB di Kota Banjar.

Menurutnya, doa dan dzikir adalah fondasi yang akan menuntun setiap langkah politik menuju kemaslahatan umat dan bangsa.

“Cahaya Al-Qur’an adalah pedoman dalam setiap perjuangan PKB. Selama kami berpegang pada nilai itu, kami yakin setiap agenda politik akan senantiasa diridai Allah SWT,” pungkasnya.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca