Berita

Mengabdi di 22 Desa, Ratusan peserta KKN Unigal Dilepas di Ciamis untuk Berdayakan Kearifan Lokal

Ratusan peserta KKN Unigal dilepas di Ciamis untuk mengabdi di 22 desa. Simak pesan penting Pj Bupati terkait agen perubahan di sini!

Sebanyak 496 peserta KKN Unigal dilepas di Ciamis secara resmi untuk memulai program pengabdian masyarakat tahun ini.

Pelepasan ratusan mahasiswa Universitas Galuh tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna, pada Kamis, 30 Mei 2024.

Acara seremonial yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis dengan dihadiri jajaran sivitas akademika dan pejabat daerah setempat.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024 kali ini mengusung tema besar yang sangat relevan dengan kebutuhan daerah.

Tema yang dipilih adalah “Peningkatan Kapasitas Masyarakat melalui Pemanfaatan Lingkungan dan Budaya”.

Melalui program terstruktur tersebut, para mahasiswa diharapkan mampu melahirkan inovasi nyata yang berbasis pada potensi lokal di setiap wilayah tugas mereka.

Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan Daerah

Pj. Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna, dalam pidato arahannya menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat harus membawa dampak positif yang signifikan.

Ia mengingatkan bahwa status mahasiswa membawa tanggung jawab moral yang besar sebagai jembatan kemajuan masyarakat desa.

Oleh karena itu, sinergi yang baik antara pemikiran akademis dan kearifan lokal sangat dibutuhkan selama masa pengabdian berlangsung.

Engkus mengaku sangat berharap kehadiran para peserta KKN Unigal dilepas di Ciamis ini benar-benar bisa menjadi agen perubahan (agent of changes) yang nyata.

“Langkah ini penting guna mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di seluruh penjuru Kabupaten Ciamis,” ujar Engkus di hadapan ratusan peserta yang bersiap menuju lokasi tugas masing-masing.

Selain itu, Engkus juga menambahkan bahwa hasil dari program pengabdian ini nantinya akan menjadi dokumen penting bagi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bapenda Kabupaten Ciamis Segera Dibentuk Tahun 2023 Mendatang

Setiap rekomendasi ilmiah dan solusi lapangan yang dirumuskan oleh mahasiswa akan dievaluasi secara berkala.

Hal tersebut akan dijadikan bahan masukan berharga bagi jajaran Pemkab Ciamis untuk perbaikan program pembangunan di masa yang akan datang.

Lebih lanjut, beliau mengamanatkan kepada para mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater selama membaur dengan warga sekitar.

Mahasiswa diminta untuk tidak hanya berfokus pada program kerja fisik, melainkan juga menyentuh aspek sosial budaya masyarakat setempat.

Pendekatan humanis dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program pengabdian masyarakat di era modern ini.

“Saya meminta kalian semua untuk lebih meningkatkan kepedulian dan empati yang mendalam terhadap setiap permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat desa saat ini,” tegas Engkus menambahkan.

Ia percaya bahwa kepekaan sosial yang diasah langsung di lapangan akan membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa yang tangguh di masa depan.

Sementara itu, pihak universitas mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis demi kelancaran agenda akademik ini.

Wakil Rektor 1 Universitas Galuh, Dr. drh. Agus Yuniawan Isyanto, M.P., membenarkan bahwa seluruh persiapan administratif dan pembekalan lapangan telah diselesaikan secara matang.

Kehadiran para peserta KKN Unigal dilepas di Ciamis diharapkan dapat langsung menyatu dengan program kerja desa setempat.

Sebaran Wilayah Pengabdian di Dua Kecamatan

Agus memaparkan secara detail mengenai sebaran lokasi kerja yang akan menjadi fokus utama pengabdian mahasiswa tahun ini.

Berdasarkan peta pemetaan wilayah kerja, seluruh praktikan akan disebar secara merata demi efektivitas pelaksanaan program kerja kelompok.

Langkah strategis ini diambil agar dampak kehadiran civitas akademika dapat dirasakan secara langsung dan merata oleh warga desa tujuan.

Baca Juga :  Buka Acara PKU, Sekda Ciamis: Hambatan UMKM Sulit Berkembang

“Para peserta KKN Unigal dilepas di Ciamis kali ini nantinya akan diterjunkan langsung untuk mengabdi di 22 desa berbeda. Puluhan desa tersebut secara administratif terletak di dua wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Cijeungjing dan Kecamatan Cisaga,” ungkap Agus merinci sebaran wilayah pengabdian mahasiswa.

Pihak kampus berharap para mahasiswa dapat memetakan potensi budaya dan lingkungan di dua kecamatan tersebut secara optimal.

Dengan pemetaan yang matang, program kerja yang diusung oleh kelompok mahasiswa diharapkan mampu menaikkan taraf ekonomi dan kemandirian masyarakat setempat.

Jadwal Pelaksanaan dan Sinergi Bersama Pemkab

Terkait jangka waktu pengabdian, seluruh rangkaian kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan penuh di lapangan.

Waktu yang relatif singkat ini menuntut keaktifan dan fokus tinggi dari seluruh mahasiswa agar program yang dicanangkan berjalan tepat sasaran.

Komunikasi intensif dengan perangkat desa setempat juga menjadi salah satu poin evaluasi penting bagi para peserta.

“Rombongan peserta KKN Unigal dilepas di Ciamis untuk Periode ke-1 Tahun Akademik 2023/2024 ini akan melaksanakan kegiatan terhitung mulai tanggal 30 Mei hingga 20 Juni 2024,” jelas Agus secara rinci mengenai linimasa kegiatan mahasiswa di lapangan.

Pada akhir sambutannya, Agus kembali menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Pemkab Ciamis.

Penerimaan yang sangat hangat dari pemerintah daerah dianggap menjadi modal motivasi yang luar biasa bagi seluruh sivitas akademika Universitas Galuh.

Sinergi berkelanjutan ini diharapkan terus terjalin erat demi kemajuan pembangunan wilayah Ciamis di masa mendatang.

Kita tentu berharap bahwa program ini membuahkan hasil konkret sehingga para peserta KKN Unigal dilepas di Ciamis dapat memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan daerah.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca