
Seorang pemuda ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di jalur rel kereta api yang melintasi Dusun Bojongsari, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing.
Korban diduga kuat tertabrak kereta barang yang sedang melintas di jalur tersebut, Rabu pagi (6/8/2025).
Korban diketahui berinisial ARA (20), warga Desa Margamulya, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, korban ditemukan tewas di lokasi kejadian tak lama setelah terdengar suara benturan keras yang diduga berasal dari tabrakan antara tubuh korban dan rangkaian kereta.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ciamis, Iptu Pranodya Arie Parantoro, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyampaikan bahwa kereta yang melintas saat kejadian merupakan rangkaian kereta pengangkut barang yang sedang dalam perjalanan dari Bandung menuju Surabaya.
Berdasarkan keterangan yang pihaknya terima, kereta barang tersebut melaju dari arah Bandung menuju Surabaya.
“Ketika sampai di lokasi kejadian, ada seorang pejalan kaki yang berada di jalur rel, dan kemudian tertabrak,” ujar Iptu Arie, Kamis (7/8/2025).
Lebih lanjut, Arie menjelaskan bahwa sebelum insiden terjadi, salah seorang warga sempat melihat seseorang memarkirkan sepeda motor di pinggir rel.
Orang tersebut terlihat berjalan mondar-mandir di sekitar jalur kereta api, namun tidak ada yang menyangka pergerakan itu akan berujung pada tragedi.
“Menurut saksi mata, motor korban sudah terparkir di dekat rel sebelum insiden. Orang yang diduga korban terlihat berjalan bolak-balik di sekitar rel, sebelum akhirnya diketahui tertabrak oleh kereta,” tambahnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan mendekati tempat kejadian setelah mendengar suara benturan keras.
Ketika ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Pihak kepolisian bersama petugas medis langsung mengevakuasi jenazah dari lokasi kejadian.
Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Ciamis untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban diduga meninggal dunia di tempat. Kami langsung membawa jasadnya ke RSUD Ciamis untuk penanganan lanjutan,” tutup Arie.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian.
Termasuk memeriksa kendaraan roda dua yang ditinggalkan korban dan menggali keterangan tambahan dari sejumlah saksi mata di sekitar lokasi.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berada di area jalur rel kereta api.
Terutama di wilayah yang tidak memiliki sistem pengamanan tambahan seperti palang pintu ataupun rambu peringatan aktif.





