
Museum Tambaksari di Kabupaten Ciamis semakin berbenah dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan koleksi yang dipamerkan.
Selasa (11/3/2025), museum ini resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Museum Geologi dari Badan Geologi.
Kolaborasi ini mencakup pembuatan situs khusus serta penataan ulang koleksi agar lebih sistematis dan informatif bagi para pengunjung.
Dengan adanya pembenahan ini, museum kini lebih tertata rapi, memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan edukatif bagi masyarakat yang ingin melihat serta mempelajari berbagai peninggalan sejarah.
Perubahan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung sekaligus meningkatkan peran museum sebagai sarana pembelajaran sejarah dan kebudayaan.
Saat ini, Museum Tambaksari masih belum menerapkan tarif retribusi bagi pengunjung.
Namun, Disbudpora Kabupaten Ciamis menyatakan bahwa dalam waktu dekat, kebijakan retribusi akan mulai dipertimbangkan sebagai bagian dari pengelolaan museum yang lebih baik.
Sekretaris Disbudpora Ciamis, Ega Anggara Al Kautsar, mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait penerapan retribusi ini, terutama karena status tanah museum masih merupakan tanah desa.
“Oleh sebab itu, perlu ada kesepakatan bersama dengan pemerintah setempat sebelum kebijakan ini benar-benar diberlakukan,” ujar .
Meskipun masih dalam tahap diskusi, pemerintah daerah optimistis bahwa kebijakan retribusi dapat membantu meningkatkan kualitas pengelolaan museum.
Pemasukan dari retribusi nantinya bisa digunakan untuk pemeliharaan fasilitas, pengembangan koleksi, serta berbagai program edukasi yang lebih menarik dan inovatif.
Sebagai salah satu pusat pelestarian sejarah di Kabupaten Ciamis, Museum Tambaksari menyimpan berbagai koleksi bersejarah yang memiliki nilai edukatif tinggi.
Dengan adanya penataan ulang serta kerja sama dengan Museum Geologi, museum ini berupaya menjadi destinasi wisata edukasi unggulan di daerah tersebut.
Ke depan, Disbudpora berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas museum, baik dari segi fasilitas maupun program edukasi.
Harapannya, Museum Tambaksari Ciamis tidak hanya menjadi tempat wisata sejarah, tetapi juga pusat pembelajaran yang bermanfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang.





